Resmi Dilantik Sebagai Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru, dr Aris Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Irfani Rahman July 31, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, ​BANJARBARU- Estafet kepemimpinan di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Banjarbaru, Kalimantan Selatan resmi berganti.

Jabatan Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru untuk Masa Bakti 2026-2030 kini resmi diemban oleh dr Aris Sukarno, Sp.OG., MARS, menggantikan dr Rifqiannor, MARS yang telah menyelesaikan masa baktinya periode 2022-2026.

​Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan, pada Jumat (31/7/2026) yang bertepatan dengan 16 Safar 1448 H) aula diklat lantai 2 di gedung RSI Sultan Agung Banjarbaru, Kota Citra Graha, Jalan A. Yani Km. 17,5, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

​Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan penuh nuansa islami.
​Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz M. Habibi, S.Pd, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBW-SA).

​Prosesi pelantikan dan pembacaan Surat Keputusan (SK) dipandu secara langsung oleh Sekretaris Pengurus YBW-SA, Dr. Muhammad Ja'far Shodiq, SE., S.Si., M.Si., Ak. CA.

Baca juga: Masuk ke Jantung PLTU Asamasam Tala, Melihat Pemicu Pemadaman Listrik Bergilir di Kalselteng

Baca juga: Waspada Terkena Kotoran dan Urine Hewan 

Pada sambutannya, dr. Rifqiannor, MARS menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran manajemen, tenaga medis, serta Pengurus YBW-SA atas dukungan penuh selama masa kepemimpinannya periode 2022-2026.

"Ulun (saya) memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama memimpin terdapat kekhilafan, kekurangan, ataupun keputusan yang mungkin belum berkenan di hati rekan-rekan sekalian.
Ulun berharap segala ikhtiar yang telah kita lakukan ini menjadi amal jariah yang terus mengalir pahalanya, insyaAllah," ujarnya.

dr. Rifqiannor, juga mengingatkan kepada semua jika rumah sakit ini adalah sebuah ikhtiar besar bersama sesuai dengan motto "Berkhidmat menyelamatkan umat, do the best, do your best, and give the best,".

"Maka jangan pernah merasa peran kita kecil atau kurang berarti. Setiap profesi yang ada di rumah sakit ini memiliki nilai ibadah yang sama di mata Allah Swt. Semua memiliki andil dalam peran masing-masing. Sekecil apa pun kontribusi yang kita berikan untuk pasien dan siapa pun yang datang ke rumah sakit ini, itu adalah pekerjaan yang sangat mulia bagi kita semua," urainya.

Karena itu, dr. Rifqiannor, juga memohon ke semua pihak agar semangat kerja sama dan saling support ini dapat terus dilanjutkan dengan lebih baik lagi demi berjalannya Rumah Sakit Islam Utama Banjarbaru agar terus meroket lebih tinggi.

​Sementara itu, Direktur RSI Sultan Agung Banjarbaru yang baru dilantik, dr. Aris Sukarno, Sp.OG., MARS, menyatakan komitmennya untuk terus memajukan kualitas pelayanan kesehatan Islami, meningkatkan fasilitas medis, serta memperkuat posisi RSI Sultan Agung Banjarbaru sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Selatan.

"Insya Allah kepemimpinan pada masa bakti 2026 sampai dengan 2030 diarahkan pada beberapa komitmen utama, di antaranya, ​Yaitu pertama menguatkan pelayanan yang profesional, bermutu, dan berlandaskan syariah, sehingga setiap pelayanan menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT," katanya.

​Meningkatkan keselamatan pasien dan budaya mutu melalui perbaikan berkelanjutan di seluruh unit pelayanan.

​Mengembangkan sumber daya insani yang unggul, berakhlak mulia, kompeten, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki semangat melayani dengan nilai-nilai Islami.

​Memperkuat tata kelola rumah sakit yang transparan, akuntabel, dan berintegritas sesuai prinsip good corporate governance dan good clinical governance.

​Mengakselerasi transformasi digital, optimalisasi sistem informasi manajemen rumah sakit, kemudian rekam medis elektronik, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk peningkatan kualitas pelayanan.

​Meningkatkan kemandirian keuangan rumah sakit melalui efisiensi, inovasi layanan, dan pengelolaan sumber daya secara optimal.

Serta yang ke enam, ​memperkuat dakwah melalui pelayanan kesehatan, sehingga rumah sakit tidak hanya menjadi tempat penyembuhan fisik, tetapi juga menghadirkan ketenangan spiritual bagi pasien, keluarga, dan seluruh pegawai. ​

"Kami meyakini bahwa keberhasilan rumah sakit tidak ditentukan oleh seorang direktur, tetapi oleh kekuatan kebersamaan seluruh insan rumah sakit. Karena itu, kami mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya kerja yang dilandasi nilai-nilai takwa, amanah, kasih sayang, berjamaah, profesional, dan inovatif," harapnya.

​Dukungan Penuh dari Yayasan

​Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBW-SA), Prof. Dr. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., memberikan pengarahan sekaligus menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada dr. Rifqiannor, MARS atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin.

​Acara juga diisi dengan sambutan penguatan dari Ketua Pembina YBW-SA, Drs. H. Ali Mufiz, MPA, yang berharap agar kepemimpinan baru dapat membawa keberkahan dan inovasi yang berkelanjutan bagi rumah sakit dan masyarakat luas.

​Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustadz Ahmad Zul Hazmi Sofyan, Lc., foto bersama seluruh jajaran Pengurus, Pembina, Pengawas YBW-SA, pimpinan rumah sakit, serta dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, ramah tamah, dan makan siang bersama.

​RSI Sultan Agung Banjarbaru merupakan rumah sakit berbasis syariah yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, bermutu tinggi, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien di wilayah Kalimantan Selatan. (Banjarmasin Post/Nurholis Huda/*).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.