Bocoran Pelaku Kasus Satpam Tewas Terborgol di Jatiluhur, Bukan Merampok, Sama-sama Punya Borgol
Ardhi Sanjaya July 31, 2026 12:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Polisi akhirnya buka suara soal foto remaja yang dituduh sebagai pelaku kasus satpam tewas terborgol di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Foto sejumlah pria usia muda beredar dengan narasi bahwa mereka lah pelaku pembunuhan.

Tuduhan tersebut didasari coretan yang diduga menjadi motif utama dalam kasus satpam tewas terborgol di Jatiluhur.

Dalam coretan dituliskan 'RPM', sebuah geng atau kelompok di Purwakarta.

Dinarasikan bahwa Sumarna sempat menegur, lalu mereka tak terima kemudian melakukan pembalasan hingga satpam tewas terborgol di Jatiluhur.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menerangkan kini jajaran penyidik sudah melakukan gelar perkara.

"Kita sedang dalam proses kita perintahkan jajaran kami mereka para penyidiknya sedang dipanggil untuk dilakukan gelar hasil investigasi sementara, mulai dari olah TKP (tempat kejadian perkara), Tentu akan menjadi evaluasi kita," katanya.

Selain itu Polda Jabar juga menerjunkan tim khusus untuk membantu Polres Purwakarta mengungkap pembunuhan Sumarna.

"Menurunkan tim gabungan untuk membackup Polres Purwakarta agar mudah-mudahan cepat terungkap," katanya.

Irjen Pol Pipit Rismanto juga buka suara soal foto remaja viral di media sosial yang disebut sebagai pelaku kasus satpam tewas terborgol di Jatiluhur.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan.

"Kami mengimbau jangan ada informasi yang simpang siur sehingga menyesatkan publik sehingga miss komunikasi. Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka di bagian kepala Sumarna.

Baca juga: Sosok Pembuat Status WhatsApp Sebelum Satpam Tewas Terborgol di Jatiluhur, Ternyata Bukan Sumarna

"Diduga ada luka karena benturan benda keras. Meninggal sebelum dibuang ke dalam air," katanya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan penyidik telah mengantongi sejumlah dugaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyidik meyakini bahwa Sumarna tewas akibat dianiaya.

"Dari hasil penebalan kita di lapangan akhirnya kita menemukan beberapa hipotesa yang bisa mengarah kepada memungkinkan terjadinya tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan ini yang mengakibatkan orang meninggal dunia," katanya.

Hendra mengatakan bahwa kini memang beredar luas foto-foto pria muda yang dituduh sebagai pelaku kasus satpam tewas terborgol di Jatiluhur.

Baca juga: Penemuan 2 Benda di TKP Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Mengejutkan, Paman Korban Sampai Heran

"Memang dari berbagai media sosial telah menyampaikan beberapa ada pelaku-pelaku yang dimungkinkan sebagai pelaku pembunuhan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak bermedia sosial, tidak menshare sesuatu yang tidak pasti," katanya.

Walau begitu Hendra masih belum menjelaskan secara rinci soal nama-nama terduga pelaku.

Ia mengatakan sampai kini sudah 20 orang diperiksa sebagai saksi.

"Dari senin kemarin kita mendpaat ifnormasi itu ada 11 saksi yang kita lakukan pemeriksaan, dan pada saat gelar perkara ada penambahan 20 saksi," katanya.

Kombes Pol Hendra Rochmawan membocorkan bahwa penyidik fokus pada satu dugaan.

"Tapi di sini menariknya bahwa dalam beberapa hipotesa yang coba kita sampaikan ada tambahan beberapa saksi, perlu ada penembalan keterangan di lapangan," katanya.

Ia menjelaskan perihal dugaan pelaku satpam tewas terborgol masih di bawah umur.

"Spekuslasi yang di media sosial jadi kami dari beberapa hipotesa ini tetap mendalami itu semua, tapi tidak menjadi kesimpulan dan 100 persen percaya. Kita percaya dari olah TKP dari awal, keterangan saksi dan hasil investigasi yang mendukung," katanya.

Namun yang pasti Hendra mengatakan motif kasus satpam tewas terborgol bukan soal perampokan.

"Di sini untuk barang milik korban termasuk handphone, dompet, perlengkapan dari sekuriti termasuk borgol yang ada di badannya masih utuh, termasuk motornya juga masih utuh. Jadi tidak terkait dengan masalah perampokan," katanya.

Bahkan menurutnya pelaku juga memiliki borgol.

"Borgol yang digunakan pelaku ini bukan dari borgol dari korban, berarti dari pelaku ini," katanya.

Selain itu polisi menduga bahwa pelaku tidak beraksi seorang diri.

"Kita juga dari penelusuran pelaku tidak hanya satu, jadi kita duga seperti itu," katanya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.