Bantah Isu Sriwijaya FC Diakuisisi Persiker, Qusoi Minta Suporter Tenang
Abdul Hafiz Sripo July 31, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Capo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi SH, membantah keras isu yang menyebut Sriwijaya FC menjadi salah satu dari tiga klub asal Sumatera di Liga Nusantara yang akan diakuisisi Persiker Kerom Papua.

Menurut Qusoi, kabar tersebut merupakan hoaks dan tidak memiliki dasar yang jelas. Ia menegaskan Sriwijaya FC tetap akan bertahan di Palembang dan tidak mungkin dijual kepada klub dari luar Sumatera Selatan.

"Saya jelaskan isu itu untuk Sriwijaya FC hoaks. Tidak mungkin dijual atau diakuisisi oleh klub lain, apalagi di Papua, ujung tanah air," kata Qusoi kepada Sripoku.com, Jumat (31/7/2026).

Qusoi menilai berbagai langkah yang telah dilakukan manajemen dalam beberapa pekan terakhir menjadi bukti nyata bahwa Sriwijaya FC masih terus berbenah menghadapi Liga Nusantara musim 2026/2027.

Salah satunya adalah pembagian kaus bertajuk Misi Penyelamatan Sriwijaya FC di Simpang Lima DPRD Sumsel yang melibatkan manajemen, legenda klub, dan kelompok suporter.

"Itu menyatakan simbol bahwa Sriwijaya FC masih ada, tetap berdiri di Bumi Sriwijaya ini. Tidak mungkin bakal dijual," ujarnya.

Isu Berasal dari Desas-desus
Qusoi mengungkapkan informasi yang beredar justru diperolehnya dari kalangan suporter di Pekanbaru.

Menurutnya, isu yang berkembang sebenarnya mengarah kepada klub asal Pekanbaru, bukan Sriwijaya FC.

"Isunya yang akan dijual adalah Pekanbaru FC karena tidak memiliki basis suporter. Seluruh suporter di sana hanya mendukung PSPS Pekanbaru," katanya.

Ia menambahkan kondisi tersebut sangat berbeda dengan Sriwijaya FC yang memiliki basis pendukung fanatik di Sumatera Selatan.

"Kalau di Sumsel, suporternya mati-matian mendukung Sriwijaya FC selamanya. Tidak ada klub lain," tegasnya.

Karena itu, Qusoi meminta masyarakat Sumatera Selatan, khususnya para suporter Sriwijaya FC, tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum jelas sumbernya.

"Jadi isu desas-desus Sriwijaya FC bakal diakuisisi Persiker Kerom Papua itu tidak benar. Untuk masyarakat Sumsel, suporter, khususnya warga Palembang, tetap tenang," ujarnya.

Manajemen Justru Bergerak ke Jakarta
Qusoi menjelaskan, dalam waktu dekat Wakil Presiden Sriwijaya FC Mohammad David bersama pelatih Ferry Rotinsulu dijadwalkan bertolak ke Jakarta.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah menemui Komisaris Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Alexander Rusli, guna membahas pembentukan manajemen baru sekaligus persiapan tim menghadapi kompetisi.

Menurutnya, pembahasan tersebut juga akan mencakup proses perekrutan pemain.

"Pak Mohammad David dan Coach Ferry Rotinsulu akan ke Jakarta menemui Komisaris Utama PT SOM Alexander Rusli untuk pembentukan manajemen baru, pembentukan tim, sekaligus mulai bergerilya mencari pemain," jelasnya.

• David Ungkap Kendala Sriwijaya FC, Akun SIAP PT LIB Belum Bisa Dibuka, Kejar Trial Pemain Agustus

Alexander Rusli Diyakini Tetap Pertahankan Sriwijaya FC
Qusoi juga meyakini Alexander Rusli tidak akan melepas Sriwijaya FC kepada pihak luar.

Selain telah mengeluarkan banyak pengorbanan selama beberapa musim terakhir, Alexander Rusli juga merupakan putra asli Sumatera Selatan yang memiliki ikatan emosional dengan klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

"Bagi kami juga itu tidak mungkin karena Bapak Alexander Rusli adalah putra asli Sumatera Selatan. Beliau sudah banyak berkorban mengurus Sriwijaya FC selama beberapa musim terakhir," katanya.

Bahkan jika nantinya membutuhkan investor baru, Qusoi optimistis Alexander Rusli akan lebih memilih investor yang berasal dari Sumatera Selatan.

"Kami yakin beliau akan mencari investor dari Sumatera Selatan sendiri jika memang dibutuhkan. Ini juga sudah dijelaskan oleh Pak Wapres Sriwijaya FC Mohammad David di berbagai media," ungkapnya.

Ia menambahkan, saat pembagian kaus Misi Penyelamatan Sriwijaya FC, manajemen juga telah menegaskan bahwa Sriwijaya FC tetap bermarkas di Palembang.

"Sudah ditegaskan Sriwijaya FC tetap berada di Palembang. Bahkan bus tim juga sudah dibawa kembali dari Pulau Jawa. Jadi kabar itu tidak benar. Banyak suporter menghubungi saya lewat DM maupun WhatsApp karena waswas setelah melihat unggahan dari salah satu akun besar Liga Indonesia," pungkas Qusoi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.