Deddy Sitorus Dianggap KWP Hina Wartawan Perkara Ucapan 'Kayak Sirkus', Politisi PDIP Klarifikasi
Tribun-video July 31, 2026 02:42 PM

- Anggota Komisi II DPR, Deddy Sitorus, mengklarifikasi kecaman dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) terkait ucapannya saat rapat Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

KWP sebelumnya menyebut Deddy Sitorus telah menghina wartawan lantaran menyebut situasi rapat menyerupai "sirkus".

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra Siregar, dalam keterangan tertulisnya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @deddyyevrisitorus, Kamis (30/7/2026), Deddy membantah telah menghina profesi wartawan.

Deddy menegaskan dirinya menghormati profesi wartawan sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi.

"Saya sangat menyayangkan tuduhan bahwa saya menghina profesi wartawan. Tuduhan tersebut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya saya sampaikan dan bahkan cenderung berupa fitnah," tulis Deddy.

Menurut Deddy, pernyataan "ruangan seperti sirkus" yang diucapkannya saat rapat merujuk pada kondisi ruang rapat yang dipenuhi orang-orang yang bergerombol dan berbincang di tengah jalannya rapat.

"Kalimat yang saya sampaikan adalah, 'Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini'," ujar Deddy.

Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut sama sekali tidak ditujukan kepada wartawan maupun kelompok tertentu.

Deddy juga membantah telah menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan.

Menurutnya, rapat kerja di Komisi II bersama pemerintah terbuka dan dapat dihadiri wartawan maupun masyarakat.

"Untuk itu, di dalam ruangan juga disediakan balkon bagi publik yang ingin mengikuti jalannya rapat," tulisnya.

Deddy berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada kejujuran dan fakta yang telah diverifikasi.

Ia juga menyatakan siap memberikan klarifikasi kepada Dewan Pers apabila masih terdapat keraguan terkait pernyataannya.

"Apabila terdapat keraguan terhadap informasi yang saya sampaikan, saya siap memberikan klarifikasi melalui Dewan Pers," tegas Deddy.

Sebelumnya, KWP mengecam ucapan Deddy Sitorus yang dianggap merendahkan profesi wartawan saat rapat Komisi II DPR berlangsung.

KWP menyebut statement Deddy Sitorus telah menghina dan merendahkan martabat wartawan yang sedang bertugas.

KWP lantas menuntut Deddy Sitorus meminta maaf atas statement yang disampaikannya.(Tribun-Vide

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Komisi II DPR, Deddy Sitorus, mengklarifikasi kecaman dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) terkait ucapannya saat rapat Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

KWP sebelumnya menyebut Deddy Sitorus telah menghina wartawan lantaran menyebut situasi rapat menyerupai "sirkus".

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra Siregar, dalam keterangan tertulisnya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @deddyyevrisitorus, Kamis (30/7/2026), Deddy membantah telah menghina profesi wartawan.

Deddy menegaskan dirinya menghormati profesi wartawan sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi.

"Saya sangat menyayangkan tuduhan bahwa saya menghina profesi wartawan. Tuduhan tersebut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya saya sampaikan dan bahkan cenderung berupa fitnah," tulis Deddy.

Menurut Deddy, pernyataan "ruangan seperti sirkus" yang diucapkannya saat rapat merujuk pada kondisi ruang rapat yang dipenuhi orang-orang yang bergerombol dan berbincang di tengah jalannya rapat.

"Kalimat yang saya sampaikan adalah, 'Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini'," ujar Deddy.

Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut sama sekali tidak ditujukan kepada wartawan maupun kelompok tertentu.

Deddy juga membantah telah menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan.

Menurutnya, rapat kerja di Komisi II bersama pemerintah terbuka dan dapat dihadiri wartawan maupun masyarakat.

"Untuk itu, di dalam ruangan juga disediakan balkon bagi publik yang ingin mengikuti jalannya rapat," tulisnya.

Deddy berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada kejujuran dan fakta yang telah diverifikasi.

Ia juga menyatakan siap memberikan klarifikasi kepada Dewan Pers apabila masih terdapat keraguan terkait pernyataannya.

"Apabila terdapat keraguan terhadap informasi yang saya sampaikan, saya siap memberikan klarifikasi melalui Dewan Pers," tegas Deddy.

Sebelumnya, KWP mengecam ucapan Deddy Sitorus yang dianggap merendahkan profesi wartawan saat rapat Komisi II DPR berlangsung.

KWP menyebut statement Deddy Sitorus telah menghina dan merendahkan martabat wartawan yang sedang bertugas.

KWP lantas menuntut Deddy Sitorus meminta maaf atas statement yang disampaikannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.