Presiden Prabowo Janjikan Insentif Rp20 Miliar untuk Kota Terbersih di Indonesia
Evan Saputra July 31, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan insentif anggaran hingga Rp20 miliar bagi lima kota terbersih di Indonesia.

Kebijakan ini dihadirkan sebagai bagian dari gerakan nasional untuk mengakselerasi perbaikan kebersihan lingkungan dan penanganan sampah di daerah.

​Prabowo menegaskan, pemerintah memberikan penghargaan berupa dana insentif bukan sekadar piala.

Hal ini agar apresiasi tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh pemerintah daerah untuk memperkuat sarana dan prasarana kebersihan.

​"Nanti kita kasih insentif. Kita bikin lomba kota terbersih. Kota terbersih satu, dua, tiga, empat, lima. Lima kota terbersih malah kita kasih kalau bisa Rp20 miliar," kata Prabowo saat menghadiri akad massal KPR subsidi di Batang, Jawa Tengah, Rabu (30/7/2026).

​"Lima kota yang di bawahnya Rp10 miliar dan sebagainya. Lebih baik dikasih itu daripada kita kasih piala. Uang itu pasti dipakai untuk yang baik, cari truk, ekskavator, dan sebagainya," tambah Presiden.

​Kehormatan Bangsa dan Keterlibatan Lintas Sektor

​Prabowo menekankan bahwa persoalan penanganan sampah bukan sebatas isu lingkungan, melainkan berkaitan langsung dengan martabat bangsa.

​"Sampah adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia jorok. Tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok," tegasnya.

​Kepala Negara menginstruksikan seluruh gubernur, bupati, hingga wali kota untuk aktif memantau kebersihan lingkungan, terutama kawasan permukiman dan aliran sungai.

​Selain itu, ia meminta aparat TNI, Polri, ASN, hingga jajaran pengurus RT dan RW untuk bergotong royong dalam gerakan kebersihan harian.

Prabowo bahkan meminta Panglima TNI mengecek ketersediaan alat berat seperti ekskavator dan dump truck guna mendistribusikannya ke daerah yang membutuhkan.

​"Ini adalah kampanye nasional yang sangat penting. Hilirisasi, pangan, semuanya ujungnya lingkungan kita harus bersih, bangsa kita harus indah, dan kelestariannya harus dijaga," ujar Prabowo.

​Target Bebas Gunungan Sampah pada 2028

​Guna menuntaskan persoalan limbah domestik, Presiden menargetkan pengelolaan sampah nasional dapat diselesaikan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

​Ia meminta seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi agar pada akhir tahun 2028 tidak ada lagi penumpukan sampah liar di berbagai wilayah.

​"Saya minta pada akhir tahun 2028, masalah sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak ada lagi gunung-gunung sampah," kata Prabowo.

(Kompas/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.