TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum anggota Dishub di wilayah Bekasi viral di media sosial.
Tak tanggung-tanggung, oknum Dishub ini disebut-sebut memalak sopir hingga Rp1,7 juta.
Kejadian ini viral melalui video yang beredar luas di media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo, Jumat (31/7/2026).
Video tersebut menunjukan suasana di sebuah ruangan warung dekat Pos Dishub yang di dalamnya ada beberapa orang berseragam Dishub.
Dalam video terjadi perdebatan antara perekam video yang menyadari adanya pungli.
Kemudian ada seorang pria yang diduga sopir ditanyai soal uang pungli Rp1,7 juta.
"Yang minta Rp1,7 juta siapa," tanya si perekam video.
Kemudian seseorang berkaos gelap berjalan keluar warung yang diduga oknum yang meminta duit ke sopir tersebut.
Atas kejadian ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kekecewaan.
Hal itu Kang Dedi Mulyadi (KDM) ungkapkan melalui akun media sosial pribadinya, Jumat (31/7/2026).
"Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli, pemerasan terhadap para sopir," kata KDM.
KDM mengaku bahwa semalam dia sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi atas permasalahan tersebut.
Karena oknum tersebut merupakan pegawai dari Pemkot Bekasi.
"Tadi malam saya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi, karena mereka merupakan pegawai Pemkot Bekasi," kata KDM.
Dedi pun meminta kepada pihak Pemkot untuk bertindak tegas.
Bahkan Dedi menyarankan agar oknum Dishub yang melakukan pungli tersebut dipecat dengan tidak hormat.
"Apakah di ASN, PPPK, atau PPPK paruh waktu, saya sudah menyampaikan ke Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas," kata KDM.
"Dengan diberhentikan dari pekerjaan secara tidak hormat. Semoga peristiwa itu tidak terjadi lagi," ungkapnya.
Pos Dishub Langsung Sepi
Kawasan Pos Poncol di Jalan Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mendadak viral usai muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyeret oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub).
Dikutip dari Tribun Bekasi, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, kawasan tersebut terpantau sepi.
Tidak ada satu pun anggota Dishub yang berada di lokasi.
Pintu masuk pos juga terlihat terkunci menggunakan gembok dari bagian luar.
Di dalam Pos Poncol tidak terlihat aktivitas. Hanya tampak beberapa meja dan kursi tanpa ada petugas.
Kondisi sepi pascaviral dibenarkan seorang saksi berinisial AI yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi.
AI mengaku sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar 11.50 WIB tidak melihat adanya aktivitas di Pos Poncol.
"Tidak ada. Selama saya dari pagi sama sekarang tidak ada. Biasanya ada aktivitas, tapi sekarang tidak ada," singkat AI di lokasi, Jumat (31/7/2026).