TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, menerima penghargaan Legislator Responsif-Adaptif terhadap Aspirasi dan Kebijakan Daerah dalam ajang Tribun Kaltim Award 2026 yang digelar di Hotel MaxOne Balikpapan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (30/7/2026) malam.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Hetifah Sjaifudian dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Timur, serta dinilai mampu menjembatani berbagai kebutuhan daerah dengan proses penyusunan kebijakan di tingkat nasional.
Pada malam penganugerahan, Hetifah hadir bersama sejumlah tokoh penting dan menempati meja paling depan.
Ia duduk berdampingan dengan Sultan Kutai, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, serta Rektor Universitas Balikpapan (Uniba).
Baca juga: Sosok Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN Raih Penghargaan Khusus di Tribun Kaltim Award 2026
Penghargaan yang diterima Hetifah tidak terlepas dari rekam jejaknya selama menjadi anggota DPR RI yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Sebagai Pimpinan Komisi X DPR RI, Hetifah dinilai berhasil menjembatani kebutuhan nyata masyarakat Kalimantan Timur dengan proses pengambilan kebijakan di tingkat nasional.
Komisi X DPR RI sendiri merupakan alat kelengkapan DPR yang membidangi pendidikan, kebudayaan, sains, teknologi, pemuda dan olahraga, perpustakaan, riset, inovasi, serta statistik.
Dalam menjalankan tugasnya, Hetifah secara berkelanjutan melakukan penyerapan aspirasi masyarakat melalui berbagai kunjungan ke daerah.
Jangkauan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh daerah-daerah yang sulit dijangkau, seperti Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Berau.
Wilayah-wilayah tersebut selama ini dikenal memiliki tantangan geografis yang cukup besar sehingga akses terhadap layanan pendidikan maupun pembangunan sumber daya manusia masih memerlukan perhatian lebih.
Melalui kegiatan penyerapan aspirasi tersebut, berbagai persoalan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia terus dikawal hingga menjadi perhatian pemerintah pusat.
Selain aktif menyerap aspirasi secara langsung, Hetifah juga memanfaatkan ruang komunikasi digital untuk menerima berbagai masukan masyarakat.
Berbagai persoalan yang disampaikan warga melalui media digital kemudian ditindaklanjuti, mulai dari kondisi sekolah, nasib guru di daerah 3T hingga pelestarian bahasa daerah.
Daerah 3T merupakan singkatan dari Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, yaitu wilayah yang menghadapi keterbatasan akses infrastruktur maupun pelayanan publik sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.
Berbagai aspirasi tersebut kemudian dibawa Hetifah ke forum-forum resmi bersama kementerian terkait untuk diperjuangkan dalam bentuk kebijakan.
Komitmen Hetifah dalam bidang pendidikan juga tercermin melalui pengawalan terhadap pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).
Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan bagi peserta didik usia sekolah agar tetap dapat melanjutkan pendidikan, sedangkan KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup bagi mahasiswa yang memenuhi syarat.
Melalui pengawalan terhadap kedua program tersebut, akses pendidikan bagi ratusan ribu pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Timur dinilai semakin terbuka.
Atas konsistensi tersebut, Tribun Kaltim menganugerahkan penghargaan Legislator Responsif-Adaptif terhadap Aspirasi dan Kebijakan Daerah kepada Hetifah Sjaifudian.
Usai menerima penghargaan, Hetifah mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan Tribun Kaltim.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi agar dirinya terus meningkatkan kinerja sebagai wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Tribun Kaltim atas apresiasi ini. Saya menerima penghargaan ini dengan rasa syukur dan rendah hati. Ini menjadi penyemangat agar saya bisa lebih aspiratif lagi, karena memang itulah tugas seorang wakil rakyat," ujar Hetifah usai menerima penghargaan Legislator Responsif-Adaptif terhadap Aspirasi dan Kebijakan Daerah pada kategori Tokoh Penting Kalimantan Timur dalam ajang Tribun Kaltim Award 2026 di Hotel MaxOne Balikpapan, Kamis (30/7/2026) malam.
Ia menegaskan penghargaan tersebut bukan semata-mata ditujukan kepada dirinya secara pribadi.
Menurut Hetifah, penghargaan itu menjadi pengingat agar dirinya terus hadir di tengah masyarakat serta memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi warga Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Hetifah juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya peran media massa.
"Selama ini relasi saya bukan hanya dengan media biasa. Tribun Kaltim adalah sahabat saya. Banyak informasi aktual yang dirasakan masyarakat, baik keluhan maupun kabar gembira, justru pertama kali saya dapat dari Tribun Kaltim. Itu memudahkan kami sebagai anggota DPR RI untuk segera mencari solusi," katanya.
Contoh Kasus Jalan Putus di Muara Kaman
Hetifah turut menceritakan salah satu contoh bagaimana informasi dari media membantu percepatan penanganan persoalan di daerah.
Muara Kaman merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi dirinya untuk segera berkoordinasi dengan kementerian terkait.
Menurut Hetifah, media memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara masyarakat dengan para pembuat kebijakan.
Melalui informasi yang cepat dan akurat, berbagai persoalan yang terjadi di daerah dapat segera diketahui sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Dikutip dari laman hetifah.id, sebelum berkiprah di dunia politik, Hetifah dikenal sebagai aktivis kampus dan aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil atau civil society, yakni kelompok masyarakat yang bergerak secara independen untuk mendorong partisipasi publik dalam pembangunan dan kebijakan.
Ia pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa serta Ketua Ikatan Alumni Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Hetifah juga menjadi salah satu pendiri AKATIGA Pusat Analisis Sosial, Perkumpulan Inisiatif, serta B-Trust Advisory Group yang bergerak di bidang reformasi kebijakan publik dan tata pemerintahan.
Latar belakang pendidikannya berasal dari bidang Perencanaan Kota dan Wilayah di Institut Teknologi Bandung.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan Master in Public Policy di National University of Singapore.
Hetifah kemudian meraih gelar doktor atau PhD dari School of Politics and International Relations, Flinders University, Adelaide, Australia.
Disertasinya berjudul "New Voices of the Community? Citizen Forums in Reformasi Era Indonesia", yang mengkaji bagaimana warga dan kelompok-kelompok marjinal memengaruhi kebijakan publik di daerah.
Salah satu bukunya berjudul "Inovasi, Partisipasi, dan Good Governance: 20 Prakarsa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia" yang menjadi salah satu referensi mengenai tata kelola pemerintahan partisipatif. Istilah good governance sendiri merujuk pada tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Perjalanan Politik di DPR RI
Hetifah kini mengabdikan diri sebagai politisi Partai Golkar.
Pada Pemilu 2009, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur.
Selama empat periode di DPR RI, Hetifah telah mengemban berbagai penugasan.
Pada periode 2009–2014, ia bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata.
Selanjutnya, ia juga pernah menjadi anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur, perhubungan, perumahan, dan pembangunan daerah tertinggal.
Pada periode 2014–2019, Hetifah bertugas di Komisi II yang membidangi urusan pemerintahan dalam negeri, sekretariat negara, dan pemilu.
Memasuki periode 2019–2024, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.
Sementara pada periode 2024–2029, Hetifah didapuk menjadi Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, sains, teknologi, pemuda dan olahraga, literasi, riset dan inovasi, serta statistik.
Selama menjadi anggota DPR, Hetifah juga aktif mengadvokasikan pembangunan wilayah perbatasan dan daerah pedalaman.
Dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, ia turut mendorong pembentukan Provinsi Kalimantan Utara serta Kabupaten Mahakam Ulu yang sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Kutai Barat.
Fokus pada Pendidikan, Kebudayaan dan Pemberdayaan Perempuan
Selain memperjuangkan pembangunan wilayah, Hetifah aktif mengadvokasi berbagai kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, serta pemberdayaan pemuda dan perempuan.
Dalam bidang pendidikan, ia aktif menyosialisasikan berbagai program beasiswa dan mendukung peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, terutama di daerah pedalaman.
Di sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif, Hetifah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, bimbingan teknis atau bimtek, serta sertifikasi bagi pelaku budaya dan ekonomi kreatif.
Ia juga konsisten mendorong kesetaraan gender, khususnya dalam bidang pendidikan dan politik, sekaligus memberikan perhatian terhadap peran perempuan dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Aktif di Berbagai Organisasi dan Raih Banyak Penghargaan
Selain menjadi Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah juga aktif di berbagai organisasi.
Ia menjabat sebagai Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, pernah menjadi Wakil Ketua Umum Partai Golkar periode 2019–2024, Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), pengurus MKGR, Dewan Pimpinan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) sebagai Ketua Bidang Pendidikan, IPTEK, dan Seni Budaya, serta aktif di Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI).
Saat ini ia juga terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam politik dan penguatan kapasitas perempuan di berbagai daerah di Indonesia.
Selama perjalanan kariernya, Hetifah menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Wakil Rakyat Paling Berpengaruh dari Newstara pada 2017, Tokoh Penggerak Pembangunan dan Kepedulian Tinggi di Daerah Pemilihan dari DPRD Balikpapan pada 2021, Anggota DPR RI dengan Program Paling Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI pada 2022, Tokoh Penggerak Pengembangan Pemuda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI pada 2022, Ganesha Wirya Jasa Adiutama dari ITB pada 2022, Honorary Fellow Awards dari AFEO-ASEAN pada 2022, Mahkamah Kehormatan Dewan Awards pada 2023, Legislator Informatif di Media Sosial dalam KWP Award 2023, Tokoh Cermat Berbahasa Indonesia dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI pada 2024, hingga penghargaan Legislator Responsif-Adaptif terhadap Aspirasi dan Kebijakan Daerah dalam ajang Tribun Kaltim Award 2026.
Di balik kiprahnya sebagai legislator, Hetifah mendapat dukungan dari keluarga. Ia merupakan istri dari Dr. Ir. Siswanda Harso Sumarto, MPM, serta ibu dari empat putri, yakni Amirah Kaca, Amanda Kistilensa, Asanilta Fahda, dan Nahla Tertrimulya, serta memiliki satu cucu bernama Araya Katalistia.
Bagi Hetifah, dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan yang menguatkan langkahnya untuk terus menempuh jalan politik dalam memperjuangkan kepentingan publik dan mewujudkan kehidupan yang lebih berkeadilan serta berkeadaban.
Tribun Kaltim Award 2026 adalah ajang penghargaan yang diberikan oleh media Tribun Kaltim kepada para tokoh dan berbagai instansi yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Timur.
Media yang menjadi bagian dari Tribun Network dan grup Kompas Gramedia ini menggarap event tersebut secara berkelanjutan setiap tahun, yang juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-23 Tribun Kaltim.
Tahun ini Tribun Kaltim Award mengusung tema "Merajut Sinergi Menuju Kaltim Cemerlang".
"Ajang ini lahir dari komitmen Tribun Kaltim sebagai media yang terus mengawal, menginformasikan, sekaligus mengapresiasi berbagai upaya pembangunan di Benua Etam," ujar Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim, Sumarsono.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 35 penghargaan diberikan kepada para tokoh, instansi pemerintah daerah, lembaga legislatif, hingga perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi terhadap kemajuan Kalimantan Timur.
Melalui Tribun Kaltim Award 2026, Tribun Kaltim berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Kalimantan Timur yang semakin maju, khususnya di tengah perannya sebagai provinsi penyangga sekaligus lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Even Tribun Kaltim Award 2026 garapan Tribun EO ini ditayangkan secara live melalui kanal Youtube Tribun Kaltim Official, Facebook, dan Youtube Tribun Network.
Event ini juga terlaksana berkat dukungan berbagai sponsor dan mitra, yakni PT BPD Kaltim Kaltara, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan, PT Bayan Resources, PT PLN (Persero) UID Kaltimra, PT Pupuk Kalimantan Timur, Tanoto Foundation, PT Kutai Refinery Nusantara (Apical Group), PT Kideco Jaya Agung, PT Berau Coal, PT Indo Tambangraya Megah, PT Telkomsel, PT Eni Muara Bakau, PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PTTriputra Agro Persada, PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Badak LNG, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur, Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Tribun Kaltim EO menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh sponsor dan mitra yang telah berkontribusi sehingga rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Sinergi antara media, pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kalimantan Timur.
Penghargaan Khusus, Lifetime Achievement Award:
1. Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Sultan Adji Muhammad Arifin menerima penghargaan Anugerah Bakti Budaya dan Harmoni Nusantara.
2. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menerima penghargaan Anugerah Pelopor Pembangunan dan Pengawal Ibu Kota Nusantara.
Kategori Tokoh Penting Kalimantan Timur:
1. Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E. menerima penghargaan sebagai Tokoh Pelopor Transformasi Berkelanjutan.
2. Walikota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si. menerima penghargaan Inovator Pembangunan Inklusif Terbaik.
3. Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Visioner dalam Pengembangan Perumda/BUMD.
4. Anggota DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP menerima penghargaan sebagai Legislator Responsif dan Adaptif terhadap Aspirasi serta Kebijakan Daerah.
5. Rektor Universitas Balikpapan, Dr. Ir. Isradi Zainal, ST, MT, SH, MH, MM, DESS,M.KKK, IPU, ASEAN Eng. menerima penghargaan Tokoh Peduli terhadap Pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Kategori Lembaga Pemerintahan Daerah:
1. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerima penghargaan Pelopor Inovasi Pendidikan dan SDM Unggul.
2. Pemerintah Kota Balikpapan menerima penghargaan atas komitmennya mewujudkan Keberlanjutan Lingkungan dan Kota Layak Huni.
3. Pemerintah Kota Samarinda menerima penghargaan Transformasi Infrastruktur dan Tata Kota Visioner.
4. Pemerintah Kota Bontang menerima penghargaan Keberhasilan Menurunkan Angka Pengangguran dan Membuka Lapangan Kerja.
5. Pemerintah Kabupaten Paser menerima penghargaan Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru.
6. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menerima penghargaan atas cakupan Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat Tertinggi.
7. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menerima penghargaan atas Komitmen Menjaga Stabilitas Inflasi Daerah.
8. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menerima penghargaan Pemda Transformatif dalam Digitalisasi Pelayanan Publik.
9. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menerima penghargaan atas Komitmen Pelayanan Publik Terbaik tanpa Suap.
10. Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menerima penghargaan Pemerataan Layanan Dasar Masyarakat.
11. Pemerintah Kabupaten Berau menerima penghargaan atas keberhasilannya Membangun Sektor Pariwisata Bahari Berbasis Konservasi Alam.
Kategori Lembaga Legislatif/DPRD:
1. DPRD Provinsi Kalimantan Timur menerima penghargaan sebagai Pelopor Transparansi Fiskal dan Pengawasan APBD.
2. Ketua DPRD Kota Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, S.P. menerima penghargaan sebagai Tokoh Peduli Olahraga dan Kepemudaan.
3. Ketua DPRD Kota Samarinda, H. Helmi Abdullah, S.E., M.M. menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengawal Sinergi Eksekutif-Legislatif.
4. Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menerima penghargaan Tokoh Peduli Lingkungan Hidup.
5. Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, S.T. menerima penghargaan Tokoh Peduli Keberagaman Agama dan Budaya.
6. Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Raup Muin, menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Penyangga IKN.
7. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, H. Ahmad Yani, S.T., M.Si. menerima penghargaan Tokoh Inspiratif, Komunikatif, dan Aspiratif melalui Peran Legislatif.
8. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat, Ridwai, S.H. menerima penghargaan Tokoh Penggerak UMKM.
9. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, S.T., M.T. menerima penghargaan Tokoh yang Berperan Aktif dan Koordinatif Mengawal Program Pembangunan Daerah.
10. Ketua DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, Devung Paran, A.Md.Keb., S.H. menerima penghargaan Tokoh Peduli Pelayanan Kesehatan di Daerah 3T.
Kategori Perusahaan Swasta:
1. PT Bayan Resources Tbk menerima penghargaan Perusahaan Peduli Memajukan Dunia Olahraga.
2. Tanoto Foundation menerima penghargaan sebagai Mitra Pembangunan dengan Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan Terbaik.
Kategori BUMN dan BUMD:
1. PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) menerima penghargaan Bank Regional Terbaik dalam Transformasi Digital.
3. PT Pupuk Kalimantan Timur menerima penghargaan Perusahaan dengan Kemajuan Industri, Inovasi Hijau, dan Pembangunan Berkelanjutan.
4. PT PLN (Persero) UID Kaltimra menerima penghargaan Perusahaan Terbaik dalam Transformasi Digital dan Inovasi Pemasaran di Bidang Pelayanan Publik.
5. General Manager PT PLN (Persero) UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menerima penghargaan Pimpinan Terbaik dalam Bidang Transformasi Digital.
7. PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan menerima tiga penghargaan sekaligus, yakni Perusahaan dengan Tata Kelola dan Transparansi Terbaik, Perusahaan dengan Keunggulan dalam Transformasi yang Berpusat pada Pelanggan, serta Perusahaan Pelopor Layanan Keuangan Terjangkau. (*)