Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Lahan seluas sekitar 15 x 10 meter di kawasan Asrama Zipur, Dusun Linggamanik, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbakar pada Jumat (31/7/2026) siang.
Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah berupa rumput hasil kerja bakti (opsih) warga yang ditinggalkan sebelum benar-benar padam.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 11.50 WIB dari seorang warga bernama Neni Apriani.
"Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu dua menit. Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan sehingga tidak sempat meluas," ujar Budi Rahmat.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi di lapangan, sebelumnya warga membersihkan rumput di sekitar lokasi lalu membakarnya.
Baca juga: BPBD Pangandaran Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan di Musim Kemarau
Namun, menjelang pelaksanaan salat Jumat, api ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Akibat hembusan angin yang cukup kencang, kobaran api kemudian merembet ke lahan di kawasan Asrama Zipur serta area di pinggir sekolah.
Petugas UPTD Damkar Ciamis menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan tiga personel untuk menangani peristiwa tersebut.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung dari pukul 11.52 WIB hingga selesai pada pukul 12.08 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan.
Budi Rahmat mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api pembakaran sampah sebelum benar-benar padam, terutama saat cuaca panas dan angin bertiup cukup kencang.
"Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan agar tidak memicu kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan sekitar," katanya.(*)