Dedi Mulyadi Wujudkan Harapan Satpam Sumarna Semasa Hidup, Keluarga Juga Dapat Santunan Rp418 Juta
Naufal Fauzy July 31, 2026 05:07 PM

 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan dengan keluarga Sumarna, satpam yang ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur dengan tangan terborgol.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) bertemu dengan istri almarhum beserta Danru atau atasan Sumarna di tempat korban bekerja sebagai satpam.

Usai pertemuan ini, KDM menyampaikan beberapa hal termasuk santunan dan uang pensiun Ratusan juta Rupiah yang diterima keluarga almarhum.

Hal ini KDM ungkapkan melalui media sosialnya yang dia unggah pada Jumat (31/7/2026).

​"Ya, ini saya hari ini bertemu dengan istri almarhum, ini Danru-nya almarhum, security yang meninggal di Jatiluhur," kata KDM.

Dedi menyarankan kepada keluarga almarhum agar seluruh uangnya didepositokan untuk masa depan.

Dedi mengaku bahwa dia juga akan mewujudkan harapan almarhum semasa hidup.

yaitu terkait perbaikan rumah yang ditinggali almarhum beserta istri dan anak-anaknya.

Baca juga: Terjawab Pemilik Borgol yang Jerat Tangan Satpam Sumarna, Polisi: Borgol Milik Korban Masih Utuh

"Jadi dari sisi almarhum hari ini saya menyarankan satu, seluruh uangnya didepositokan untuk masa depan," kata KDM.

"Dua, perbaikan rumahnya sesuai dengan amanat almarhum segera diwujudkan oleh gubernur, perbaikan rumahnya," imbuhnya.

Terkait tunggakan kepada pihak ketiga, kata Dedi, juga sudah diselesaikan.

Ini juga ditambah santuan yang mencapai ratusan Juta Rupiah belum ditambah uang pensiunan yang juga mencapai ratusan juta Rupiah. 

"Ketiga, ini ada berbagai tunggakan ke pihak ketiga almarhum sudah dibereskan," kata Dedi.

"Nah, yang keempat ini jajaran BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat sudah menyerahkan santunan senilai Rp418 juta plus beasiswa untuk dua anak. Dan pensiun seumur hidup senilai Rp400 juta," ujarnya.

Tak sampai di sana, tanggungan pendidikan anak-anak almarhum juga ditanggung oleh Dedi Mulyadi.

"Nah, kemudian anaknya semuanya seluruh pembiayaan pendidikannya menjadi tanggungan gubernur," ungkapnya.

Baca juga: Isi HP Jadi Petunjuk, Terkuak Aktivitas Satpam Sumarna di Malam Sebelum Ditemukan Tewas Terborgol

Sumarna Ditemukan Tewas Terborgol

Diketahui, satpam Sumarna ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026) lalu.

Kasus kematian Sumarna sementara ini masih dalam penyelidikan Polisi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkap temuan fakta baru soal kondisi korban termasuk barang-barang korban.

Salah satunya terkait borgol yang menjerat korban di Waduk Jatuluhur tersebut.

"Kami ada beberapa fakta yang perlu kami sampaikan bahwa di sini bahwa untuk barang-barang milik korban termasuk dengan handphone, dompet kemudian pelengkapan dari sekurity tadi termasuk borgol yang ada di badannya ini masih utuh termasuk juga kendaraan motornya juga masih utuh," kata Kombes Pol Hendra Rochmawan dikutip dari Youtube Metro TV, Kamis (30/7/2026).

"Jadi hipotesa pertama di sini adalah kaitannya tidak terkait dengan masalah perampokan maupun juga pengambilan barang," sambung Hendra.

Diduga pula borgol yang menjerat tangan korban itu memang dari pelaku yang melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap korban.

Sebab borgol milik korban satpam Sumarna justru ditemukan masih utuh, termasuk kuncinya di saku celana korban.

"Salah satu fakta tadi dikatakan bahwa borgol ini masih utuh ya, karena perlengkapan satpamnya itu masih utuh," kata Hendra.

"Sehingga kita duga bahwa borgol yang digunakan pelaku ya, pelaku dalam hal ini yang melakukan pembunuhan ini, ini bukan dari borgol dari korban, berarti dari pelaku ini," sambungnya.

Selain itu, dari hasil penyelidikan juga ditemukan adanya dugaan pelaku tidak satu orang.

"Dan kita juga dari beberapa penelusuran kita, di sini pelakunya tidak hanya satu. Jadi kita duga seperti itu," kata Hendra.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.