BANGKAPOS.COM--Aktor sekaligus presenter Rizky Billar memastikan dirinya tidak akan mencabut laporan polisi terhadap enam akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi bohong dan fitnah terkait isu perselingkuhan dirinya dengan penyanyi Asila Maisa.
Billar mengambil langkah hukum tersebut setelah kabar mengenai dugaan hubungan spesial dengan putri presenter Ramzi itu beredar di media sosial.
Ia menegaskan, keputusan untuk melanjutkan laporan bukan semata-mata karena persoalan pribadi.
Menurutnya, proses hukum diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau dulu saya maafkan. Kalau untuk sekarang tidak akan, saya akan meneruskan laporan saya,” kata Rizky Billar setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).
Billar menyebut dirinya kini memilih bersikap lebih tegas.
Ia tidak ingin kasus serupa kembali terjadi setelah sebelumnya pernah memilih untuk memberikan maaf dan mencabut laporan terhadap pihak yang dianggap merugikan dirinya.
Keputusan Billar untuk meneruskan proses hukum tersebut ternyata mendapat dukungan penuh dari sang istri, Lesti Kejora.
Menurut Billar, justru dorongan dari Lesti yang membuat dirinya mantap membawa perkara tersebut ke jalur hukum.
“Kalau istri, dia sangat mendukung. Justru saya melangkah sejauh ini karena dorongan dia,” ujar Billar.
Pria bernama asli Muhammad Rizky itu mengungkapkan, sebelum laporan diproses lebih lanjut, Lesti sempat memastikan keseriusannya agar tidak kembali mencabut laporan seperti yang pernah terjadi pada kasus sebelumnya.
"'Kakak serius enggak? Nanti dicabut lagi seperti dulu. Sudah jauh-jauh, jangan sampai ketika sudah capek tenaga dan mengorbankan banyak hal, begitu ketangkap akhirnya dilepas lagi,'" tutur Billar menirukan ucapan istrinya.
Menurut Billar, Lesti juga memintanya tetap konsisten agar proses hukum bisa memberikan efek jera kepada pelaku.
"'Kalau sudah ambil langkah, tegas saja. Jangan dilepas lagi. Biar jadi shock therapy atau efek jera,'" lanjutnya.
Billar kemudian mengungkapkan bahwa sebelum laporan tersebut diproses lebih jauh, Lesti sempat mengingatkan dirinya agar tidak kembali mengambil keputusan untuk mencabut laporan di tengah proses hukum.
Lesti, kata Billar, ingin suaminya konsisten dengan keputusan yang telah diambil sejak awal.
“‘Kakak serius enggak? Nanti dicabut lagi seperti dulu. Sudah jauh-jauh, jangan sampai ketika sudah capek tenaga dan mengorbankan banyak hal, begitu ketangkap akhirnya dilepas lagi,’” tutur Billar menirukan ucapan sang istri.
Lesti juga disebut meminta Billar untuk tidak kembali memberikan kelonggaran kepada pihak yang dilaporkan apabila proses hukum telah berjalan.
“‘Kalau sudah ambil langkah, tegas saja. Jangan dilepas lagi. Biar jadi shock therapy atau efek jera,’” lanjut Billar.
Billar berharap laporan polisi yang dibuatnya dapat memberikan pelajaran bagi para pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.
Menurutnya, kebebasan bermedia sosial tetap harus disertai dengan tanggung jawab.
Informasi yang disampaikan kepada publik, terlebih jika menyangkut kehidupan pribadi seseorang, harus memiliki dasar dan tidak boleh dibuat berdasarkan asumsi atau informasi yang tidak jelas.
“Ini bukan hanya untuk orang-orang yang membuat narasi hoaks, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan masyarakat supaya lebih aware dan lebih bijak bermedia sosial,” ucapnya.
Billar menilai penyebaran informasi yang tidak benar dapat memberikan dampak besar terhadap seseorang dan keluarganya.
Karena itu, ia memilih untuk tidak lagi menyelesaikan persoalan tersebut hanya dengan memberikan maaf.
Sebelumnya, Rizky Billar telah melaporkan enam akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat setelah muncul narasi yang mengaitkan dirinya dengan Asila Maisa.
Billar membantah keras kabar tersebut dan menyebut isu perselingkuhan yang beredar tidak benar.
Ia menilai narasi yang disebarkan oleh sejumlah akun tersebut telah merugikan nama baiknya serta berdampak terhadap keluarganya.
Laporan itu kemudian berlanjut ke tahap pemeriksaan.
Billar hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (31/7/2026) untuk memberikan keterangan terkait laporan yang dibuatnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti proses hukum hingga selesai.
Sikap Billar kali ini berbeda dengan langkah yang pernah diambilnya dalam perkara sebelumnya.
Jika dahulu ia memilih memberikan maaf dan mencabut laporan, kini ia memastikan akan tetap melanjutkan proses hukum.
Keputusan tersebut diambil dengan harapan dapat menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi palsu atau narasi yang merugikan orang lain.
Billar juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama kabar yang menyangkut kehidupan pribadi seseorang.
Baginya, persoalan tersebut tidak hanya tentang dirinya dan keluarganya, tetapi juga mengenai pentingnya membangun budaya bermedia sosial yang lebih bertanggung jawab.
Dengan dukungan dari Lesti Kejora, Rizky Billar kini memastikan akan tetap menjalani proses hukum terhadap enam akun yang telah dilaporkannya.
Ia berharap perkara tersebut dapat menjadi pembelajaran sekaligus memberikan efek jera agar penyebaran informasi bohong tidak terus berulang.(*)
(Wartakotalive.com/Bangkaposcom)