Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Gegara Timnas Indonesia, Timor Leste Tak Cuma Angkat Koper
Drajat Sugiri July 31, 2026 08:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah kesialan beruntun yang dirasakan Timor Leste setelah laga menghadapi Timnas Indonesia.

Ya, fakta pilu mewarnai kekalahan yang diderita Timor Leste saat berhadapan dengan Timnas Indonesia di matchday ketiga Grup A Piala AFF 2026.

Bertanding di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026) malam WIB, Timor Leste kalah dengan skor tiga gol tanpa balas di tangan Garuda.

Timor Leste yang berstatus sebagai tuan rumah dalam laga ini terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-21.

Ialah Jackson Fowler yang diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah, gegara dua kali melanggar Thom Haye.

Meskipun bermain dengan 10 pemain, Timor Leste sebenarnya bisa memberikan perlawanan sengit kepada Timnas Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan ketahanan Timor Leste yang mampu mencegah Garuda mencetak gol hampir lebih dari 53 menit.

Baca juga: Hasil Akhir Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026: Skor 3-0, Mitchell Baker Nyekor Lagi

Selain bisa mencegah Timnas Indonesia mencetak gol, Timor Leste juga beberapa kali mampu mengancam gawang Garuda lewat serangan balik dalam kondisi bermain dengan 10 pemain.

Hanya saja, pertahanan Timor Leste akhirnya jebol ketika memasuki menit kritis di 15 menit akhir pertandingan.

MENANG BESAR - Pesepak bola timnas Indonesia Mitchell Lee Baker melakukan selebrasi usai cetak gol saat melawan Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). Pada laga Grup A Piala AFF 2026 timnas Indonesia berhasil mengalahkan timnas Kamboja dengan skor 5-1. Tribunnews/Jeprima (tribunnews/Jeprima)

Timnas Indonesia yang dilatih John Herdman mampu mencetak tiga gol hanya dalam waktu tujuh menit saja.

Diawali oleh gol Shayne Pattynama (74'), Timnas Indonesia menyempurnakan kemenangannya berkat gol Thom Haye (78') dan Mitchell Baker (81').

Skuad Garuda pun akhirnya menyudahi laga matchday kedua dengan senyuman, berkat kemenangan 3-0 atas Timor Leste.

Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia mengoleksi enam poin dari dua laga, dan membuka peluang kelolosan ke semifinal.

Sementara itu, Timor Leste yang kalah dalam laga ini, harus pulang dengan wajah tertunduk, karena gagal meraih poin lagi.

Bagi Timor Leste, kekalahan melawan Timnas Indonesia jelas menjadi pukulan telak bagi mereka.

Hal ini mengingat kekalahan dalam laga ini langsung menutup peluang Timor Leste untuk melaju ke fase gugur turnamen.

Kini, Timor Leste masih mendekam sebagai juru kunci klasemen Grup A, lantaran belum mengoleksi poin sama sekali.

Koleksi nol poin dari tiga laga yang dimainkan secara tidak langsung membuat Timor Leste angkat koper dari Piala AFF.

Situasi kian rumit karena produktifitas gol Timor Leste yakni minus 12, setelah gagal mencetak gol dan telah kebobolan 12 gol.

Sekalipun mampu memenangkan laga terakhir melawan Kamboja, Timor Leste tetap saja mustahil lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Tak hanya itu, kekalahan dari Timnas Indonesia kian memperpanjang tren buruk Timor Leste ketika berkompetisi di Piala AFF.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, sebelum melakoni laga Piala AFF edisi kali ini, Timor Leste terhitung sudah bermain sebanyak 16 kali di turnamen yang digelar setiap dua tahun ini.

Apes bagi Timor Leste, karena dari total 16 laga tersebut, tim ini belum pernah sekalipun meraih poin alias kalah terus menerus.

Ya, kekalahan demi kekalahan terus diderita Timor Leste setiap kali bermain di babak utama Piala AFF, entah siapapun lawannya.

Catatan 16 kekalahan dari 16 laga di Piala AFF, jelas menjadi cerminan betapa strugllenya Timor Leste ketika berjuang meraih hasil positif di turnamen ini.

Tak ayal, kegagalan Timor Leste dalam meraih poin di Piala AFF, membuat tim ini tidak pernah mampu bersaing di turnamen dua tahunan ini.

Jangankan bersaing untuk lolos ke fase gugur alias semifinal turnamen, Timor Leste harus menerima kenyataan pahit menjadi tim kurcaci yang lebih sering menjadi juru kunci klasemen di babak penyisihan grup.

Seakan tidak belajar dari kekalahan pada masa lalu, tren buruk itu kembali berlanjut di Piala AFF 2026, yang mana Timor Leste sudah kalah tiga kali dari tiga laga yang dilakoni.

Artinya tren kekalahan Timor Leste di Piala AFF kini justru semakin panjang, dari yang awalnya 16 laga kini berganti 19 laga.

Laga melawan Kamboja pada matchday terakhir jelas menjadi kesempatan Timor Leste untuk bisa menghentikan tren buruk tersebut, sekaligus mempersembahkan poin pertama kepada pendukungnya.

Duel bertemu Kamboja dijadwalkan akan berlangsung di Morodok Techo National Stadium pada Senin (3/8/2026) jam 17.30 WIB.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.