TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Langkah Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, terhenti sejenak di depan deretan poster film lawas yang memenuhi dinding Museum Bioskop Jambi, Jumat (31/7/2026).
Satu per satu koleksi itu diamatinya dengan penuh perhatian.
Ada banyak poster yang mulai menua, proyektor klasik yang telah puluhan tahun berhenti berputar. Bagian perjalanan perfilman Indonesia yang nyaris terlupakan itu menarik perhatian Fadli Zon.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Menteri Kebudayaan di Provinsi Jambi.
Namun, lebih dari sekadar kunjungan seremonial, kehadiran Fadli Zon menjadi bentuk apresiasi terhadap inisiatif masyarakat yang berhasil menjaga jejak sejarah sinema nasional melalui Museum Bioskop Jambi, sebuah museum yang lahir dari kecintaan keluarga pengelolanya terhadap dunia film.
Di hadapan pengelola museum, Fadli Zon mengaku terkesan dengan dedikasi yang ditunjukkan dalam mengumpulkan berbagai artefak perfilman Indonesia.
Menurutnya, tidak banyak komunitas ataupun individu yang memiliki kepedulian tinggi untuk menyelamatkan benda-benda bersejarah yang menjadi bagian penting perkembangan industri film Tanah Air.
"Saya senang sekali bisa berkunjung ke sini karena sangat jarang komunitas dari masyarakat yang mengumpulkan artefak-artefak terkait benda-benda yang merupakan aset perfilman kita," ujar Fadli Zon.
Dulunya Gedung Bioskop 90-an
Bangunan yang kini menjadi Museum Bioskop Jambi itu dulunya merupakan gedung bioskop yang aktif beroperasi pada era 1990-an.
Seiring perubahan zaman dan meredupnya bioskop konvensional, gedung tersebut tak lagi difungsikan sebagai tempat pemutaran film.
Alih-alih dibiarkan menjadi bangunan kosong, keluarga pengelola mengubahnya menjadi ruang penyimpanan ribuan koleksi sejarah perfilman Indonesia.
Di dalam museum, tersimpan lebih dari 4.000 koleksi poster film, mulai dari poster berbahan kanvas, one sheet, hingga flyer promosi film yang berasal dari dekade 1950-an, 1970-an, 1980-an, hingga 1990-an.
Museum itu juga menyimpan proyektor film lintas generasi, gulungan seluloid, serta berbagai perlengkapan bioskop yang pernah menjadi bagian dari industri perfilman Indonesia.
Bagi Fadli Zon, koleksi tersebut bukan sekadar benda mati. Semuanya merupakan potongan sejarah yang merekam perjalanan panjang perfilman nasional dari masa ke masa.
Dia menilai Museum Bioskop Jambi memiliki nilai penting sebagai ruang dokumentasi sekaligus pusat edukasi tentang sejarah sinema Indonesia.
Terlebih, museum seperti ini sangat jarang ditemukan karena sebagian besar dikelola secara mandiri oleh keluarga atau komunitas, bukan oleh institusi pemerintah.
Menteri Kebudayaan juga mengungkapkan bahwa sebagian koleksi museum telah didigitalisasi dengan dukungan Kementerian Kebudayaan.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas kerja sama agar koleksi poster maupun spanduk film lawas dapat menjadi bagian dari pengembangan Museum Film Indonesia yang tengah dirintis di Jakarta.
"Sebagian kecil koleksi sudah didigitalisasi dan didukung oleh Kementerian Kebudayaan. Nanti kita harapkan poster-poster maupun spanduk kanvas itu juga bisa dikerjasamakan dengan museum film yang sedang kita rintis di Jakarta," katanya.
Kunjungan Fadli Zon ke Museum Film Jambi didampingi Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Wali Kota Jambi Diza Aljosha, Ketua Asosiasi Museum Indonesia Putu Supadma Rudana, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi Mariani Yanti, Camat Cempaka Putih Alamsyah Powa, serta pimpinan Museum Bioskop Jambi, Rachmadi A.
Hadir pula mendampingi Menteri Kebudayaan sejumlah pejabat Kementerian Kebudayaan, di antaranya Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan beserta jajaran.
Mengakhiri peninjauannya, Fadli Zon menegaskan Museum Bioskop Jambi memiliki peran strategis dalam menjaga memori kolektif bangsa.
Menurutnya, upaya komunitas mengumpulkan poster, film, hingga arsip digital akan menjadi warisan berharga agar generasi mendatang dapat memahami bagaimana sinema Indonesia tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan nasional.
Baca juga: Jambi Top 7, Kanwil Ditjenpas Jambi Klarifikasi Video Pegawai Digerebek di Waingapu
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalinsum Bungo 2 Tewas, Innova Zenix Terbakar NMAX Hancur