Bupati Sumedang Minta Seluruh Kades Data Bangunan Tak Berizin dan Rumah di Kawasan Rawan Longsor
Siti Fatimah July 31, 2026 10:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andria 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Sumedang memahami kondisi bangunan di wilayahnya, termasuk mendata bangunan yang tidak memiliki izin serta rumah-rumah yang berada di kawasan rawan bencana.

Menurut Dony, kepala desa memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan masyarakat sehingga tidak cukup hanya menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus aktif memetakan potensi risiko di lapangan.

Dony melontarkan pesan tersebut saat melantik dua Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW), di Gedung Negara, Kamis (30/7/2026).

"Seorang pemimpin bertugas menjaga keselamatan jiwa warganya. Jangan sampai ada warga yang terdampak akibat kebijakan yang kurang tepat," kata Dony.

Politisi Partai Gerindra ini meminta kepala desa rutin turun ke lapangan untuk mengawasi perkembangan wilayahnya, termasuk memperhatikan bangunan yang tidak memiliki izin apabila berpotensi membahayakan masyarakat.

Menurut Dony, pengawasan tersebut penting sebagai langkah pencegahan agar tidak muncul risiko keselamatan di kemudian hari.

Secara khusus, Dony memberikan perhatian kepada Pemerintah Desa Banyuresmi yang berada di kawasan pegunungan dengan potensi bencana tanah longsor cukup tinggi.

Ia meminta pemerintah desa segera memetakan rumah-rumah yang berada di bawah tebing maupun di lokasi yang dinilai rawan terdampak longsor.

Selain itu, pemerintah desa diminta memperbanyak penanaman pohon keras sebagai salah satu upaya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.

"Rumah-rumah yang berada di bawah tebing harus didata sejak sekarang. Jika dinilai berisiko, Pemda akan menyiapkan proses relokasi, termasuk penyediaan lahan dan pembangunan rumah yang lebih aman," ujarnya.

Dony menambahkan, apabila hujan turun dengan intensitas tinggi, warga yang tinggal di kawasan rawan harus segera dievakuasi atau mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman guna menghindari korban jiwa.

"Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, warga yang tinggal di kawasan rawan harus segera mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman," katanya.

Menurut Dony, langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini akan membantu pemerintah mengambil keputusan lebih cepat saat terjadi potensi bencana sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.