Kecelakaan Maut, Mobil Feroza Masuk Jurang Sedalam 20 Meter, Balita 2 Tahun Tewas di Lokasi
Eko Setiawan July 31, 2026 10:41 PM


TRIBUNBATAM.id, KAJEN
- Perjalanan sebuah keluarga di jalur pegunungan Karanganyar-Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, berakhir menjadi tragedi.

Sebuah mobil Daihatsu Feroza yang mengangkut delapan orang terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter, mengakibatkan seorang balita meninggal dunia dan tujuh penumpang lainnya terluka.

Kecelakaan lalu lintas tunggal itu terjadi di Blok Sirewok, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban meninggal diketahui berinisial DM (2). Balita tersebut mengalami cedera berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara tujuh anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Daihatsu Feroza bernomor polisi R 1405 FJ melaju dari arah Karanganyar menuju Lebakbarang melalui jalur pegunungan yang dikenal memiliki banyak tikungan dan medan menurun.

Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali. Mobil kemudian keluar dari badan jalan sebelum akhirnya terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter dan terbalik di dasar jurang yang dipenuhi bebatuan.

Di tengah kepanikan, proses penyelamatan berlangsung dramatis. Meli, adik pengemudi yang ikut berada di dalam mobil, berhasil keluar dari dasar jurang meski dalam kondisi syok.

Dengan sisa tenaganya, ia berlari menuju jalan raya dan meminta pertolongan kepada pengguna jalan yang melintas.

Salah seorang warga yang pertama memberikan pertolongan, Sudarsono (46), warga Kutorembet, mengaku sempat disalip mobil korban sekitar 500 meter sebelum lokasi kejadian.

Ia baru mengetahui, kecelakaan setelah didatangi Meli yang meminta pertolongan.

"Saya langsung memutar balik kendaraan menuju lokasi. Saat sampai, warga sudah turun ke dasar jurang untuk mengevakuasi korban."

"Saya kemudian, membawa sekitar enam korban menggunakan mobil bak ke RSUD Kajen," ujarnya.

Menurut Sudarsono, mobil tersebut membawa delapan orang yang terdiri atas lima perempuan, dan tiga anak laki-laki. Saat ditemukan, posisi kendaraan terbalik dengan roda berada di atas.

Korban selamat yang berhasil dievakuasi antara lain Mila (24) selaku pengemudi, TY (38), RFS (35), GA (3), F (11), dan JG (4). Seluruhnya merupakan warga Dukuh Karanggondang, Desa Lebakbarang.

Warga lainnya, Prayitno (45), mengaku sempat panik saat ikut melakukan evakuasi. Ia mengatakan, mesin mobil masih menyala ketika para penolong tiba di lokasi.

"Saya sempat hendak mematikan mesin, tetapi karena panik justru kuncinya kembali menstarter mobil," tuturnya.

Prayitno membantu mengevakuasi seorang anak laki-laki dari dasar jurang. Menurutnya, seluruh korban mengalami luka-luka, sedangkan balita yang meninggal dunia mengalami cedera serius di bagian kepala.

Pulang Belanja

Diketahui, rombongan tersebut baru pulang berbelanja kebutuhan untuk acara khitan salah satu anggota keluarga. 

Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, membenarkan pihaknya menerima tujuh korban kecelakaan mobil Feroza yang masuk ke jurang.

Seluruh korban langsung mendapat penanganan dari tim medis setibanya di rumah sakit.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial DM (2), warga Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang. Balita tersebut meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya dalam kecelakaan.

Sementara enam korban lainnya yang menjalani perawatan di RSUD Kajen. Seluruh korban merupakan penumpang, maupun pengemudi mobil Daihatsu Feroza yang mengalami kecelakaan tunggal.

Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, mengatakan seluruh pasien yang selamat telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

"Pihak rumah sakit juga terus memantau, perkembangan kesehatan para korban hingga dinyatakan stabil dan dapat menjalani perawatan lanjutan," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra membenarkan, bahwa Daihatsu Feroza bernomor polisi R-1405-FJ mengalami kecelakaan hingga terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter.

Peristiwa tersebut mengakibatkan, seorang balita meninggal dunia dan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Dugaan sementara, penyebab kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengemudi saat mengemudikan kendaraan, sehingga terjadi kecelakaan tunggal," katanya.

Berdasarkan keterangan dari pengemudi, Mila (24), warga Desa Lebakbarang, melaju dari arah utara menuju selatan. 

Saat melintasi lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan hilang kendali.

Mobil kemudian menabrak tebing di sisi kanan jalan, sebelum terpental ke kiri dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 20 meter. 

Akibat benturan keras tersebut, seluruh penumpang mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, dan menjaga konsentrasi saat melintas di jalur yang memiliki medan berkelok dan berbukit."

"Mobil sendiri, alhamdulilah berhasil dievakuasi dibantu oleh masyarakat," tambahnya. (Dro)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.