Tanahbumbu Tak Mampu Penuhi Keinginan Pembeli, Investor Olahan Kelapa Balik Kanan
M.Risman Noor July 31, 2026 11:03 PM

BANJARMASINPPOST.CO.ID, BATULICIN– Kabupaten Tanahbumbu menghadapi paradoks besar dalam pengelolaan komoditas kelapa lokal.

Di tengah tingginya permintaan pasar dan hadirnya investor yang siap menyerap hasil panen, daerah ini justru gagal memanfaatkan peluang bisnis akibat keterbatasan bahan baku dan stagnasi industri olahan.

Potensi ekonomi kelapa di sentra Kusan Hilir dan Kusan Tengah sejauh ini masih berhenti pada rantai pasok tradisional.

Pemanfaatan kelapa lokal sebatas memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga untuk pembuatan santan dan minyak goreng buatan tangan, tanpa ada sentuhan teknologi untuk produk bernilai tambah tinggi seperti nata de coco.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanahbumbu, Agus Dwi Wahyono, membeberkan bahwa ketidakmampuan daerah dalam menyediakan pasokan skala besar telah menggagalkan kerja sama dengan pihak ketiga.

Baca juga: Polres Tanahbumbu Terus Bergerak, Satu Malam 54 Motor Terjaring Razia

Baca juga: Pembatasan Pembelian Pertalite di SPBU Tabalong Dievaluasi, Roda Empat Maksimal Hanya Rp200 Ribu

"Kemarin ada pihak ketiga yang mau coba membeli bahan baku di sini, tapi kita kekurangan karena Tanahbumbu tidak mampu menyediakan pasar. Padahal pasar ada, tapi bahan baku kita kurang. Artinya kalau kita kembangkan atau pertahankan, ini bisa menopang hidup masyarakat," kata Agus Dwi Wahyono, Kamis (30/7/2026).

Minimnya pasokan bahan baku ini turut dipicu oleh keunikan karakteristik hasil panen lokal.

Kelapa dari kawasan pesisir memiliki kadar manis air yang lebih rendah dibanding kelapa pegunungan, sehingga untuk kebutuhan es kelapa di kawasan Siring Pagatan saja, pedagang harus menandai pohon-pohon tertentu dan sebagian lagi dipasok dari Kalimantan Timur.

Ketiadaan peta jalan hilirisasi membuat sektor perkebunan kelapa daerah kian tertinggal dibanding komoditas lainnya. (banjarmasinposrt.co.id/muhammad fikri)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.