Jakarta (ANTARA) - Ombudsman RI (ORI) menegaskan komitmen dalam mengawal Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana tugas dan fungsi ORI

Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher menjelaskan bentuk pengawasan yang dilakukan tidak hanya di pusat, namun juga di 34 perwakilan Ombudsman.

"Kami mengawasi program prioritas Presiden untuk memastikan tata kelola program ini berjalan dengan baik," ujar Nuzran saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ia mengungkapkan pengawasan yang dilakukan ORI bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan program Makan Bergizi Gratis terlaksana dengan baik.

Sejak awal pelaksanaan program MBG, Ombudsman RI telah memberikan sejumlah catatan terkait kesiapan regulasi, standar operasional prosedur, sosialisasi, hingga aspek pengawasan.

Sejumlah catatan tersebut dituangkan melalui kajian sistemik oleh Ombudsman RI dan telah memberikan saran perbaikan kepada pihak terkait.

Sebelumnya, ORI pun telah melakukan koordinasi melalui pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat pengawasan tata kelola penyelenggaraan program MBG.

Pertemuan tersebut dihadiri Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin dan Nuzran Joher, yang diterima oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Trenggono di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (16/7).

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Arumsari menyambut baik penguatan pengawasan tersebut.

Ia menyatakan BGN terbuka terhadap berbagai masukan dari Ombudsman RI dan akan menindaklanjuti hasil kajian maupun saran perbaikan yang telah disampaikan.

"Kami akan cek kembali terkait data kajian tersebut apa saja yang belum kami tindaklanjuti. Pada prinsipnya kami welcome dan terima kasih atas pertemuan ini," tutur Arumsari.

Turut hadir jajaran Ombudsman RI lainnya dalam pertemuan dengan BGN, yakni Kepala Biro Hukum, Kerja Sama dan Organisasi Esti Budiyarti, Kepala Keasistenan Utama III Yustus Yoseph Maturbongs, dan Kepala Keasistenan Utama VII Diah Suryaningrum.