TRIBUNGORONTALO.COM--Bupati Bone Bolango Ismet Mile meminta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk menambah armada mobil tangki air guna membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Permintaan itu disampaikan Ismet saat memberikan sambutan di hadapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada pembukaan Pasar Murah Bersubsidi di Lapangan Taruna Jaya, Desa Bilungala, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Jumat (31/7/2026).
Ismet mengatakan pemerintah memahami kondisi masyarakat yang saat ini menghadapi musim kemarau sehingga berbagai bantuan terus diupayakan, termasuk melalui pasar murah bersubsidi.
Menurutnya, paket kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut telah diperhitungkan agar benar-benar meringankan beban masyarakat.
"Barang yang akan disalurkan kepada masyarakat ini telah dihitung sedemikian rupa sehingga benar-benar meringankan masyarakat. Pemerintah memahami kondisi masyarakat, apalagi sekarang sedang musim panas dan musim kering," kata Ismet.
Dirinya mengungkapkan persoalan yang kini banyak dikeluhkan masyarakat Bone Bolango adalah kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau yang melanda sejumlah wilayah sudah hampir dua bulan lebih ini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango kata dia, telah berupaya menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak.
Saat ini keterbatasan armada mobil tangki membuat distribusi belum dapat menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.
Ismet mengaku telah meminta bantuan kepada Gubernur Gorontalo agar Pemprov dapat mengerahkan armada tangki air untuk memperkuat distribusi air bersih di Bone Bolango.
"Tadi pagi saya sudah menelepon Pak Gubernur. Kalau ada armada tangki air di tingkat provinsi yang bisa dimanfaatkan, kami berharap dapat membantu memperluas penyaluran air bersih kepada masyarakat. Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan dukungan," ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Pemprov Gorontalo dan Pemkab Bone Bolango terus terjalin sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani bersama.
Selain itu, Ismet berharap kegiatan pasar murah bersubsidi tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kita sama-sama berdoa agar kegiatan seperti ini tidak hanya untuk kali ini, tetapi dapat terus berlanjut pada masa-masa mendatang," ucapnya.
Amatan Wartawan TribunGorontalo.com, Ismet Mile mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana hitam, serta kopiah karanji khas Gorontalo saat mendampingi Gubernur Gusnar Ismail di panggung utama.
Keduanya beberapa kali menyapa masyarakat yang memenuhi lokasi kegiatan sebelum pasar murah resmi dibuka.Di bawah tenda yang dipenuhi warga, antrean tampak tertib.
Masyarakat yang telah mengantongi kupon langsung menuju stan penjualan untuk menebus paket sembako bersubsidi.
Petugas melayani satu per satu warga, sementara aparat kepolisian dan panitia mengatur jalannya antrean agar tetap lancar.
Suasana semakin ramai ketika warga keluar dari stan penjualan dengan membawa kantong berisi kebutuhan pokok.
Sebagian tampak tersenyum dan berbincang dengan warga lainnya setelah berhasil menebus paket sembako bersubsidi yang telah disediakan pemerintah. Meski matahari tampak terik warga tetap sabar menunggu antrean.
Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan menyediakan 1.000 paket sembako bersubsidi.
Setiap paket yang memiliki nilai normal sekitar Rp271 ribu dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp95 ribu sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di Provinsi Gorontalo.(*/Jefri)