Maysha Jhuan Angkat Fenomena Butterfly Era di Lagu Barunya
Willem Jonata August 01, 2026 12:19 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Maysha Jhuan menghadirkan kisah jatuh cinta ala generasi muda melalui single terbarunya bertajuk Kamu Doang, hari ini, Jumat (31/7/2026).

Lewat lagu tersebut, Maysha Jhuan mengangkat fenomena yang belakangan kerap disebut butterfly era, yaitu fase ketika seseorang sedang dimabuk asmara hingga terus memikirkan sosok yang disukainya.

Menurut Maysha Jhuan, tema itu dipilih karena sangat dekat dengan kehidupan anak-anak muda seusianya.

"Karena sebenarnya aku pribadi masih di umur yang cukup muda dan aku sadar betul kalau ngobrol sama teman-teman yang jauh lebih dewasa, mereka tuh kangen banget sama butterfly era," kata Maysha saat ditemui di kantor My Music Records, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Maysha menilai, anak muda saat ini kerap sulit membedakan antara perasaan cinta yang serius dan sekadar main-main.

Baca juga: Maysha Jhuan Bicara Tentang Perjuangan Patah Hati Mendalam di Lagu Setidaknya

Meski demikian, menurutnya, ekspresi yang ditunjukkan saat sedang jatuh cinta hampir selalu sama.

"Di era aku ini teman-teman aku semuanya kalau jatuh cinta tuh kelihatan banget. Walaupun terkadang mereka jatuh cintanya antara main-main atau enggak serius tuh enggak bisa dibedain," ujarnya.

Menurutnya, seseorang yang sedang mengalami butterfly era biasanya ingin selalu bersama orang yang disukai.

"Bentukannya sama-sama benar-benar yang seharian lagi keluar enggak bisa pisah. Terus kalau lagi main HP yang dilihatin chat-an itu terus, kayak ada tendensi buat mikirinnya dia doang," ucap Maysha.

Pengalaman itulah yang kemudian ia tuangkan ke dalam lagu Kamu Doang.

Meski terinspirasi dari pengalaman pribadinya, Maysha mengatakan lagu tersebut juga merupakan gabungan dari cerita teman-temannya.

"Lagu ini menceritakan proses seorang cewek yang berusaha menerima kalau dia jatuh cinta. Dia sudah enggak mau denial lagi," jelasnya.

Menurut Maysha, lagu yang ia tulis sendiri itu juga menyampaikan pesan bahwa cinta bisa hadir ketika seseorang bertemu dengan orang yang tepat.

"Awalnya dia mikir, 'enggak ah, enggak mungkin cinta itu nyata'. Sampai akhirnya dia melihat orang ini konsisten memperhatikan dia. Lama-lama dia menerima, ternyata cinta itu benar-benar ada, cuma selama ini kita belum ketemu orang yang tepat aja," tuturnya.

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.