Iran Bombardir Pangkalan AS, Langit Bahrain Seketika Dipenuhi Asap Hitam Tebal: Ini Balas Dendam!
Muhammad Hadi August 01, 2026 03:03 AM

Iran Bombardir Pangkalan AS, Langit Bahrain Seketika Dipenuhi Asap Hitam Tebal: Ini Balas Dendam!

SERAMBINEWS.COM - Iran melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain setelah identitas Jenderal Angkatan Udara Iran Majid Kazemi diumumkan tewas dalam serangan sebelumnya.

Serangan balasan Iran dilakukan menggunakan drone yang menyasar sejumlah fasilitas di Pangkalan Udara Sheikh Isa, salah satu pangkalan militer penting AS di kawasan Teluk Persia.

Akibat serangan balasan Iran tersebut, sejumlah wilayah di Bahrain dipenuhi asap hitam tebal, yang menandakan besarnya dampak kehancuran dari serangan itu.

"Kami mengerahkan drone yang menargetkan generator listrik AS, sistem navigasi, serta bangunan administrasi dan logistik di Pangkalan Udara Isa di Bahrain untuk membalas dendam atas Jenderal Majid Kazemi, pilot pemberani pesawat tempur Su-24," demikian pengumuman militer Iran.

Serangan tersebut terjadi setelah Iran mengumumkan bahwa Jenderal Majid Kazemi, seorang pilot pesawat tempur Su-24, tewas dalam serangan terhadap pangkalan udara AS Al Udeid di Qatar.

Militer Iran menyatakan identitas Kazemi telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan ahli dan tes DNA pada Rabu (29/7/2026).

Jenazah sang jenderal disebut akan dipulangkan ke Iran setelah beberapa waktu berada di luar negeri.

Pihak berwenang masih berupaya menentukan nasib tiga awak pesawat yang tersisa di dalam jet tempur Su-24, dan detail lebih lanjut akan dirilis segera setelah investigasi ahli selesai.

Detail mengenai pemakaman dan penguburan Jenderal Kazemi akan diumumkan kemudian.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran telah melancarkan serangkaian serangan nonstop terhadap pangkalan-pangkalan AS di wilayah tersebut, meskipun pangkalan-pangkalan itu memiliki pertahanan dan peralatan yang tangguh. 

Hingga saat ini, serangan Iran telah menimbulkan kerusakan signifikan pada peralatan militer dan pusat penempatan AS.

Pangkalan Sheikh Isa Jadi Sasaran Serangan Iran

Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain merupakan salah satu fasilitas strategis Amerika Serikat di kawasan Teluk. 

Pangkalan tersebut menjadi lokasi penempatan sejumlah pesawat pengintai serta fasilitas pemeliharaan helikopter dan komponen drone.

Iran dalam beberapa hari terakhir dilaporkan terus meningkatkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah sebagai respons atas operasi militer Washington terhadap wilayahnya.

Teheran mengklaim serangan-serangan tersebut telah menyebabkan kerusakan terhadap sejumlah peralatan militer dan fasilitas pendukung Amerika Serikat.

Selain Bahrain, Iran sebelumnya juga dilaporkan menargetkan pangkalan militer AS di negara-negara kawasan Teluk lainnya.

Ketegangan AS-Iran Terus Meningkat

Sebelumnya, media pemerintah Iran, Press TV, melaporkan adanya serangan terhadap Pangkalan Udara Ahmad al-Jaber di Kuwait yang menjadi lokasi keberadaan pasukan Amerika Serikat.

Iran menyebut serangan tersebut sebagai aksi balasan atas serangan AS terhadap Pulau Qeshm. 

Namun, hingga laporan tersebut dibuat, pihak militer Kuwait dan media pemerintah setempat belum memberikan konfirmasi terkait dugaan serangan itu.

Iran sebelumnya telah menargetkan infrastruktur AS di pangkalan militer di beberapa negara tetangga sebagai balasan atas serangan Washington terhadap wilayahnya.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat setelah kedua negara terlibat aksi militer yang saling berbalas di kawasan Timur Tengah.

Perkembangan terbaru ini menambah kekhawatiran akan meluasnya konflik, terutama karena sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk menjadi sasaran serangan balasan Iran.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.