Rebana Menggema, Tim Hadrat dan Sawat Polres Fakfak Tampil Kompak di IMTP
Roifah Dzatu Azmah August 01, 2026 11:44 AM

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Aldi Bimantara 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Gemuruh rebana menggema luas dari Tim Hadrat dan Sawat Kepolisian Resor (Polres) Fakfak, Papua Barat, mencuri perhatian dalam perayaan 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua (IMTP).

Pantauan TribunPapuaBarat.com, Jumat petang (31/7/2026) suasana Ruang Terbuka Hijau (RTH) H. Ma'ruf Amin, sebagai lokasi acara dipenuhi semangat dan kekhidmatan saat Tim Hadrat dan Tim Sawat Polres Fakfak tampil memukau dalam lanjutan Lomba Islami memperingati 666 Tahun IMTP. 

Di hadapan Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H Yassu, dewan juri, para peserta, dan ratusan masyarakat, kedua tim berhasil menyuguhkan penampilan yang penuh kekompakan, semangat, dan nilai-nilai religius.

Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Fakfak dan Kaimana

Alunan rebana yang berpadu dengan lantunan syair Islami dari Tim Hadrat Polres Fakfak berhasil menghidupkan suasana. 

"Saya melihat kekompakan setiap personel, penampilan yang rapi, serta penghayatan dalam membawakan syair mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir," ujar Kapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak. 

Tak kalah memikat, Tim Sawat Polres Fakfak juga tampil penuh energi dan percaya diri. 

AKBP Naim Ishak mengemukakan, harmoni gerakan dan irama yang ditampilkan menjadi bukti bahwa anggota Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan. 

"Tetapi juga mampu melestarikan seni budaya dan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Fakfak," tuturnya. 

Penampilan kedua tim menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat.

Melalui seni dan budaya, Polres Fakfak menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 

"Tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjaga nilai-nilai budaya, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat toleransi yang menjadi ciri khas Tanah Papua," jelasnya. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Keberhasilan penyelenggaraan lomba ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan mampu menjadi perekat persatuan masyarakat Fakfak.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.