Pemprov Jateng Pastikan Jalan Kunduran-Ngawen Blora Tetap Diperbaiki Meski Anggaran Dipangkas
muslimah August 01, 2026 11:55 AM

Pemprov Jateng Pastikan Jalan Kunduran-Ngawen Blora Tetap Diperbaiki Meski Anggaran Dipangkas Jadi Rp2 Miliar

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Perbaikan ruas Jalan Kunduran–Ngawen di Kabupaten Blora dipastikan tetap berjalan pada tahun 2026. 

Meski anggaran yang dialokasikan jauh lebih kecil dibanding rencana awal.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan penanganan akan dilakukan melalui perbaikan rutin serta pembongkaran total pada titik-titik kerusakan terparah.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Adi Prasetya, mengatakan pemeliharaan rutin telah dilaksanakan sepanjang tahun, sedangkan pekerjaan pembongkaran beton kini memasuki tahap pengadaan.

"Penanganan rutin tetap dilaksanakan sepanjang tahun. Sementara penanganan pembongkaran beton saat ini sedang memasuki masa pengadaan," kata Adi kepada Tribunjateng.com, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga: Sempat Dijanjikan Rp14,7 M, Anggaran Perbaikan Jalan Kunduran-Ngawen Blora Direvisi Jadi Rp2 M

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, pekerjaan fisik pembongkaran beton ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026.

Metode yang digunakan bukan tambal sulam, melainkan membongkar seluruh segmen jalan yang mengalami kerusakan berat, kemudian menggantinya dengan konstruksi beton baru.

"Dengan bongkar total, setiap segmen kerusakan diganti dengan segmen beton baru," jelasnya.

Adi menyampaikan pada tahun ini direncanakan pembongkaran sekitar 100 segmen jalan, masing-masing sepanjang kurang lebih enam meter. 

Penanganan tersebut diprioritaskan pada titik-titik dengan kondisi kerusakan paling parah.

Secara keseluruhan, panjang kerusakan di ruas Jalan Kunduran–Ngawen diperkirakan mencapai sekitar lima kilometer dari total panjang ruas sekitar 28 kilometer.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

Meski demikian, seluruh kerusakan belum dapat ditangani sekaligus karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

"Penanganannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan fiskal APBD," katanya.

Adi menargetkan pekerjaan pembongkaran pada tahun ini dapat diselesaikan pada November 2026. 

Selanjutnya, perbaikan akan kembali diusulkan pada tahun anggaran berikutnya agar seluruh kerusakan dapat tertangani.

"Target November 2026 selesai untuk pembongkaran tahun ini. Selanjutnya akan diajukan kembali tahun depan agar total kerusakan bisa seluruhnya tertangani, sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih nyaman dan aman," paparnya.

Diketahui sebelumnya, Pemprov Jateng sempat menyebut ruas jalan Kunduran -Ngawen telah masuk dalam program penanganan tahun 2026, dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,7 miliar untuk peningkatan jalan dengan konstruksi beton atau rigid pavement.

Namun, baru-baru ini Pemprov Jateng merevisi alokasi anggaran untuk perbaikan ruas Jalan Kunduran -Ngawen menjadi Rp2 miliar.(Iqs)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.