Liputan6.com, Jakarta - Kabar membanggakan datang dari kelompok paduan suara asal Tangerang Selatan, Svara Nusantara, yang berhasil meraih posisi di The 8th Tokyo International Choir Competition yang dihelat pada 24–26 Juli 2026 lalu. Mereka meraih kemenangan di Category Winner Mixed Choir dengan skor 91,35, yang mana merupakan posisi tertinggi pada kategori Mixed Choir.
Svara Nusantara juga berhasil menjadi salah satu Grand Prix Round Finalist, sehingga berkesempatan kembali tampil di babak puncak yang mempertemukan para pemenang kategori dari berbagai negara.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Ko Matsushita, Artistic Director of the Tokyo International Choir Competition, datang langsung untuk menyampaikan kabar tersebut kepada Svara Nusantara. “Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk menyampaikan bahwa kalian akan melaju ke Grand Prix Round,” ujar Ko Matsushita saat mengumumkan keikutsertaan Svara Nusantara dalam babak Grand Prix.
Choir Master sekaligus salah satu Founder Svara Nusantara, Ahmad Yani (Javert), menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani bersama oleh seluruh anggota.
“Menjadi Category Winner di kategori Mixed Choir dan mendapatkan kesempatan tampil di Grand Prix Round adalah pengalaman yang sangat berarti bagi Svara Nusantara. Kami datang ke Tokyo bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa cerita, kerja keras, dan semangat anak muda Indonesia ke panggung internasional,” ujarnya.

Paul Smith, juri asal Britania Raya, co-founder of Grammy-nominated VOCES8, author of The VOCES8 Method, sekaligus CEO of the VOCES8 Foundation memberikan penilaiannya dengan memberikan apresiasi terhadap penampilan Svara Nusantara.
“Terima kasih atas penampilan yang sangat dramatis ini. Saya sangat menyukai energi tersebut. Sesekali, saya akan menyarankan agar beberapa bagian dibawakan sedikit lebih perlahan untuk memberi ruang bagi musik dan teks agar dapat berbicara dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, saya menyukai suara paduan suara kalian,” tulis Paul Smith dalam penilaiannya.
Sepanjang rangkaian kompetisi, Svara Nusantara juga berpartisipasi dalam satelite concert yang dihelat di Edozakura-dori St., serta tampil dalam TICC Exchange Party yang mempertemukan semua kontestan dari berbagai negara.
Dalam misi memperkenalkan keindahan musik Indonesia ke kancah internasional, Svara Nusantara membawakan lagu Mana Lolo Banda dari Rote, Nusa Tenggara Timur yang diaransemen oleh Arga Rakasiwi.
Kabar baik lainnya, kelompok paduan suara Indonesia Bina Vokalia Bali juga membawa pulang Gold Medal dan Juara 1 Kategori Children’s Choir A. Kelompok yang berjumlah 37 penyanyi dengan rentang umur 4-13 tahun itu juga berhasil melaju ke babak Grand Prix Final bersama Svara Nusantara.
KBRI Tokyo memberikan apresiasi kepad kedua grup ini dalam sebuah unggahan di Instagram pada 30 Juli 2026 lalu.
"Lewat bahasa musik yang universal, kedua kelompok ini tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjalankan peran mulia sebagai Duta Bangsa yang merangkai persahabatan antarnegara. Selamat dan terima kasih atas kerja keras seluruh penyanyi, konduktor, serta pendamping! Mari terus dukung talenta muda Indonesia untuk terus bersinar di tingkat global ✨," begitu isi caption dalam postingan ini.