TRIBUNNEWSMAKER.COM - Viral di media sosial, area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jalan Raya Casablanca, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, mendadak dipasangi pagar logam berukuran tinggi.
Keberadaan pagar tersebut langsung mencuri perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.
Unggahan akun Instagram @jakarta_siders menjadi salah satu yang memantik rasa penasaran warganet.
Dalam unggahan itu tertulis keterangan, "Area Depan Mall Kota Kasablanka Dipasang Pagar Tinggi! Kira-kira Ada Apa ya?"
Unggahan tersebut pun menuai berbagai komentar dari netizen yang mempertanyakan alasan pemasangan pagar di salah satu pusat perbelanjaan ternama di Jakarta Selatan itu.
Menindaklanjuti ramainya perbincangan tersebut, Warta Kota mendatangi langsung Mal Kota Kasablanka pada Jumat (..) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melihat kondisi di lapangan.
Baca juga: Minta Maaf Hotman Paris Tiada Guna, Polisi Tetap Lanjutkan Dua Laporan dari Organisasi Wartawan
Berdasarkan pantauan Warta Kota, pagar baru itu dipasang di area depan Mal Kota Kasablanka, tepatnya di sisi dekat pintu masuk kendaraan dari Jalan Raya Casablanca.
Pagar yang digunakan merupakan pagar logam vertikal atau pagar bilah dengan desain yang cukup mencolok.
Bagian atas pagar dibuat menyudut dan lancip, sementara sisi-sisinya dirancang serong sehingga menyulitkan orang untuk memanjat.
Dari segi ukuran, pagar berwarna abu-abu tersebut diperkirakan memiliki tinggi sekitar 2,5 meter.
Hingga Jumat siang, pagar itu telah membentang sepanjang kurang lebih 100 meter, dimulai dari area dekat pintu masuk kendaraan hingga mendekati pintu keluar kendaraan.
Meski demikian, pemasangan pagar belum dilakukan di seluruh area depan mal.
Di beberapa titik lainnya, area depan Mal Kota Kasablanka masih menggunakan pagar kaca dengan tinggi kurang dari satu meter yang selama ini lebih mengedepankan unsur estetika dibandingkan fungsi pengamanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pagar logam tersebut diketahui baru dipasang kurang dari satu pekan terakhir.
Keberadaannya terus menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial dan memunculkan beragam spekulasi dari warganet.
Baca juga: 20 Tahun Lamanya Alyssa Soebandono Idap Kelainan di Tubuhnya, Akhirnya Tahun 2026 Jalani Operasi
"Kalau enggak salah seminggu kurang," kata karyawati coffee shop di dalam Kokas yang enggan sebutkan nama, kepada Warta Kota, Jumat.
Namun, ia tak mengetahui secara pasti alasan pemasangan pagar tinggi.
"Kurang tahu ya, itu mungkin dari atasnya," tuturnya.
Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan, pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukan merupakan hal baru.
Menurut dia, banyak pusat perbelanjaan yang telah dilengkapi pagar sejak awal dibangun.
"Jika sekarang ada beberapa pusat perbelanjaan yang baru mulai memasang pagar adalah lebih dikarenakan untuk kepentingan ketertiban saja," kata Alphonzus saat dikonfirmasi, Jumat.
Ia menjelaskan, terdapat pusat perbelanjaan yang berlokasi di kawasan yang kerap dilintasi atau berdekatan dengan lokasi aksi demonstrasi sehingga pengelola memerlukan batas atau perimeter yang jelas untuk menjaga ketertiban.
"Ada juga pusat perbelanjaan yang berlokasi di mana sering dilintasi ataupun berdekatan dengan lokasi demonstrasi, yang mana pengelola memerlukan batas ataupun perimeter yang jelas untuk kepentingan ketertiban," ujarnya.
Saat ditanya apakah pemasangan pagar berkaitan dengan kekhawatiran terhadap dampak perlambatan ekonomi, seperti potensi penjarahan atau gangguan keamanan lainnya, Alphonzus membantah anggapan tersebut.
"Tidak demikian," katanya.
(Tribunnewsmaker.com/WartaKotalive.com/Ramadhan L Q)