Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Kondisi jalan di wilayah Desa Pewunu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, kini mulai membaik setelah dilakukan pengaspalan dan perbaikan.
Pantauan TribunPalu.com, Sabtu (1/8/2026), sejumlah bagian jalan di Desa Pewunu yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang kini telah diperbaiki.
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut sempat dikeluhkan warga karena kerusakan yang cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Bahkan, kerusakan jalan tersebut disebut sempat memakan korban.
Kepala Desa Pewunu, Ismet H. Zabir Daeng Pawundu, mengatakan dirinya belum mengetahui secara pasti apakah perbaikan jalan yang dilakukan di wilayah desanya.
Baca juga: Jalan Poros Palu-Bangga di Desa Pewunu Kini Mulus, Sebelumnya Berlubang dan Sempat Telan Korban
Tersebut masuk dalam proyek rekonstruksi jalan yang saat ini dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Memang bukan khusus jalan kita Palu-Bangga, dari provinsi,” kata Ismet H. Zabir Daeng Pawundu.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tengah melakukan pembangunan dan rekonstruksi jalan di Kabupaten Sigi sepanjang 23 kilometer.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, rekonstruksi ruas jalan di Kabupaten Sigi menggunakan skema tahun jamak atau multiyears contract (MYC) dengan nilai mencapai Rp64,17 miliar.
“Program Berani Lancar ini merupakan langkah besar Pemprov Sulteng dalam mempercepat konektivitas antarwilayah, membuka akses daerah terpencil, memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Sulawesi Tengah,” kata Anwar saat peletakan batu pertama rekonstruksi jalan ruas Palu-Kulawi di Sigi.
Baca juga: Disdikpora Donggala Sebut Hasil Mediasi Capai Kesepakatan, Gembok SDN 6 Sojol akan Dibuka
Menurut Anwar, terdapat tujuh ruas jalan yang dilakukan rekonstruksi dan rehabilitasi di Kabupaten Sigi.
Yakni rekonstruksi jalan ruas Palu-Kulawi, jalan Lembantongoa-Palolo, jalan ruas Biromaru-Palolo, rehabilitasi jalan Palupi-Bangga, jalan ruas Sausu-Manggalapi-Tongoa, jalan ruas Gimpu-Gintu dan pembangunan jalan lingkar Danau Lindu.
“Jadi, pembangunan jalan ini untuk memastikan seluruh wilayah memiliki akses yang layak dan aman serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah,” sebutnya.
Secara keseluruhan, Pemprov Sulteng memulai pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur jalan serta jembatan sebanyak 24 paket di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Imigrasi Palu Deportasi 4 WNA Sepanjang 2026 Akibat Melanggar Aturan Keimigrasian
Paket tersebut tersebar di Kabupaten Sigi, Tolitoli, Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala dengan total nilai mencapai Rp604,8 miliar.
Perbaikan jalan yang kini terlihat di Desa Pewunu menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat. Jalan yang sebelumnya berlubang dan mengalami kerusakan kini telah diperbaiki dan diaspal.
Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah perbaikan jalan di Desa Pewunu tersebut merupakan bagian dari salah satu paket rekonstruksi dan rehabilitasi jalan yang disebutkan Pemprov Sulawesi Tengah.(*)