TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gladiator Bogor Arena Volume 2 menjadi wadah bagi pelajar guna mengurangi tindak tawuran di jalan.
Event olahraga bela diri tersebut digelar di GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor pada Sabtu (1/8/2026).
Gladiator Bogor Arena Volume 2 diikuti 156 peserta dan bekerja sama dengan 51 sekolah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Tangerang.
Wakil Ketua Umum Pertina Pusat Agust Jovan Latuconsina menerangkan bahwa event tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Catatan Akhir Sekolah (CAS).
"Event tahunan yang kedua, teman-teman dari Catatan Akhir Sekolah yang dibentuk dari lulusan STM dan punya konsen terhadap tawuran pelajar yang sejauh ini distempel anak-anak STM. Mereka merasa jadi senior yang bertanggung jawab, dari beberapa kegiatan yang dikolaborasi dengan saya di Kota Bogor mereka mengajak," katanya.
Gladiator Bogor Arena sebelumnya digelar di Pakansari, Kabupaten Bogor pada 2025.
"Tahun lalu sudah dilaksanakan, antusias masyarakat Bogor Raya sangat ramai, kita laksanankan tahun lalau di Pakansari, tahun ini saya minta digeser ke Kota Bogor," katanya.
Gladiator Bogor Arena bertujuan positif untuk menyalurkan bakat pelajar.
Jovan berharap dengan adanya even tersebut bisa menekan angka tawuran.
"Bertujuan positif saya sangat menyambut baik kerjasama dengan Catatan Akhir Sekolah. Kita sangat ingin memajukan potensi anak muda di Bogor. Jangan lagi tawuran di jalanan, arahkan ke hal positif, cari pelatih, bertanding secara sportif di arena, ada wasit jadi tidak lagi saling melukai tapa hasil," katanya.
Pemenang dari event ini akan dibina oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).
"Saya juga Wakil Ketua Umum Pertina yang harapannya dengan kegiatan ini siapa yang menjadi juara bisa saya arahkan lebih lanjut untuk bisa dibina pertina. Jadi event ini sangat bermanfaat bagi kami di pertina untuk mencari bibit unggul," katanya.
Sementara Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan bahwa pemerintah mendorong anak-anak untuk berprestasi di bidang olahraga bela diri.
"Jadi stop tawuran, tidak ada gunanya. Tawuran itu cuma dua, luka masuk rumah sakit meninggal atau dipenjara," ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan adanya Gladiator ini, anak-anak Kota Bogor bisa lebih fokus menyalurkan energi dan potensinya melalui kegiatan positif.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t