Cegah Tawuran, Baku Hantam Brutal Selection Bangli Sedot Ribuan Penonton, Dihadiri Rudy Golden Boy
Putu Dewi Adi Damayanthi August 02, 2026 01:37 PM

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Ajang olahraga bela diri Baku Hantam Brutal Selection Bangli sukses digelar di Wantilan Trisakti, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali pekan ini.

Event combat sport entertainment yang diprakarsai oleh Trisakti Fight Club dan Savate Bangli ini berhasil menyulap gedung pertemuan warga (wantilan) menjadi panggung hiburan olahraga yang megah dan positif bagi ribuan anak muda.

Kemeriahan event ini mendapat sorotan langsung dari Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Savate Bali, Deva Putra. 

Ia mengaku terkesan dengan terobosan kreatif panitia yang mampu mengemas balai desa menjadi arena pertarungan berstandar olahraga hiburan.

Baca juga: Forlan Ungkap Perjalanan Surya Dharma Hingga Jadi Peraih Gelar Tinju WBC Pertama dari Bali

"Biasanya di GOR, tapi kali ini di wantilan. Tempat ini ternyata bisa dikemas ciamik menjadi event olahraga," ujar Deva Putra kepada Tribun Bali, Minggu 2 Agustus 2026.

Lebih dari 2.000 penonton memadati Wantilan Trisakti sepanjang ajang berlangsung. 

Kendati disaksikan antusiasme massa yang luar biasa, seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan kondusif. 

Deva memberikan apresiasi tinggi kepada pihak penyelenggara yang mampu mengelola manajemen acara dan keamanan dengan sangat baik.

"Tidak mudah meng-handle event yang dihadiri lebih dari 2.000 penonton. Mereka mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta kesan yang baik. Ini bukti nyata kesuksesan suatu acara," tegas Deva.

Kehadiran penonton tidak hanya didominasi oleh para pemuda pecinta olahraga bela diri. 

Suasana pertandingan tampak hangat dengan hadirnya anak-anak hingga kalangan ibu-ibu yang datang menikmati hiburan tersebut. 

Menurut Deva, keberhasilan ini menjadikan ajang tersebut sebagai pertunjukan bela diri terbaik di Bangli saat ini.

"Ini menjadi the best combat show entertainment di Bangli. Saya berharap sukses selalu untuk tim Trisakti Bangli dan tim Savate Bangli," ungkapnya.

Kemeriahan acara ini juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal. 

Puluhan pelaku UMKM Desa Penglumbaran memenuhi stan makanan dan minuman di sekitar arena. 

Perputaran ekonomi ini menjadi nilai tambah yang membuat ajang olahraga terasa semakin bermanfaat bagi warga.

"Saya terharu dan bangga melihat UMKM Desa Penglumbaran ikut berpartisipasi menyajikan stand makanan dan minuman. Event ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi pedagang lokal," kata Deva.

Ajang olahraga ini turut diapresiasi oleh jajaran pemerintah daerah dan aparat setempat, termasuk kehadiran Camat Susut serta Kapolsek Susut. 

Event ini makin semarak dengan kedatangan CEO Baku Hantam Rudy Agustian alias Rudy Golden Boy, serta kreator konten asal Bali, Crazy Dog.

Deva menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan para tokoh olahraga yang bersedia hadir langsung di lokasi.

"Terima kasih juga untuk CEO Baku Hantam, Rudy Agustian atau Rudy Golden Boy yang telah hadir langsung ke Wantilan Trisakti Bangli," tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Trisakti Fight Club sekaligus Sekretaris Umum Savate Bangli, Agus Febri, menyampaikan rasa bangganya atas respons positif masyarakat. 

Ia menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan ruang yang aman bagi anak muda agar tidak terjerumus ke aksi negatif seperti tarung jalanan atau tawuran.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Savate Bangli, Rezza Dinatha, memastikan bahwa event semacam ini tidak akan berhenti sebagai agenda tunggal. 

Pihaknya berencana menggelar kejuaraan serupa secara berkelanjutan guna menyaring bibit-bibit atlet berprestasi dari Bangli.

Pihaknya berharap sinergi antara Trisakti Bangli dan Savate Bangli dapat terus terjaga secara konsisten. 

"Saya berharap ke depannya tim Trisakti Bangli serta tim Savate Bangli mampu konsisten menyuguhkan acara olahraga positif dan menjadi pusat perkembangan atlet berprestasi. Salam olahraga!" pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.