TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak 11 santri atau murid Madrasah Aliyah (MA) NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus berhasil lolos untuk meneruskan studi ke luar negeri. Beberapa negara tujuan studi para santri ini mulai dari Mesir, Yaman, Tunisia, Maroko, sampai ke Cina.
11 santri yang lolos studi ke luar negeri yaitu Alfian Rifqi Maulana asal Kudus yang diterima di Universitas Al Ahgaff Yaman; Fachri Akbar Ibrahim asal Juwana, Pati diterima di Gannan Normal University China; serta Ubaidurrohman asal Ajung-ajung Jember, Jawa Timur lolos studi di Ta'limul Atiq melalui beasiswa PBNU.
Selain itu, ada M Faiz Abdillah asal Kota Pekalongan yang lolos di dua universitas sekaligus, yaitu Ta'limul Aly Maroko melalui beasiswa Kemenag serta Universite de Sousse Tunisia.
Baca juga: Panahan Kabupaten Pekalongan Ukir Prestasi Nasional, Rebut Emas dan Lima Medali Lainnya
Baca juga: Harga Minyak Dunia Berfluktuasi, Mobil Hybrid Makin Diminati di Jateng
Di luar nama-nama tersebut, sebanyak tujuh santri memastikan diri untuk meneruskan studi lanjut atau kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Ketujuh santri tersebut yaitu Afiq Madany Kaitsar asal Jepara, M Fadhlan Hikam Wihdani asal Brebes, M Rasya Prayogo asal Piji Dawe Kudus, M Refa Maulana asal Pudakpayung, Semarang, Fabian Raffy Wijaya asal Babadan, Ponorogo, Ian Syauqi Al-Haq dan M Zulfa Thoriqul Huda asal Kuripan, Purwodadi, Grobogan.
Para santri yang lolos untuk meneruskan studi ke luar negeri tersebut dilepas pihak madrasah dengan disaksikan para kiai, guru, dan sejumlah pimpinan.
Kepala MA NU TBS Kiai Syafi’i menitip pesan kepada para santri tersebut untuk menunaikan tugas belajar dengan sungguh-sungguh di negeri orang. Para santri juga diminta untuk tetap tawadu dan tidak lupa dengan almamaternya.
“Tetap jangan sikap tawadu dan jangan lupa almamater,” kata Syafi’i dalam keterangan tertulisnya.
Pada kesempatan itu K Syafi’i juga mendoakan agar para santri diberi kelancaran dan kemudahan dalam studi di Negeri rantau tersebut. Selebihnya, dia berharap ilmu yang didapat selama menempuh studi di luar negeri bisa bermanfaat. (*)