Pramono Anung Berduka, Petugas Damkar Andriyono Gugur Saat Padamkan Kebakaran
Dian Anditya Mutiara August 02, 2026 02:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Andriyono, yang meninggal dunia saat bertugas menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026).

Duka cita tersebut disampaikan Pramono melalui Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim.

Ia mengatakan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), turut kehilangan atas kepergian Andriyono.

"Atas nama Gubernur Pramono Anung beserta seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," kata Chico kepada Wartakotalive.com, Minggu (2/8/2026).

Baca juga: Anggota Damkar yang Tewas di Kramat Jati Punya Riwayat Sakit Jantung

Chico menegaskan Pemprov DKI juga akan memastikan seluruh hak almarhum dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami turut berduka cita atas kepergian Bapak Andriyono. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.

Keluhkan Dada Sakit Saat Cari Sumber Air

PETUGAS DAMKAR TEWAS - Andriyono salah satu petugas Damkar yang tewas saat tangani kebakaran di  di Jalan Penggilingan Baru 1 RT 13/03 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026) siang.
PETUGAS DAMKAR TEWAS - Andriyono salah satu petugas Damkar yang tewas saat tangani kebakaran di di Jalan Penggilingan Baru 1 RT 13/03 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026) siang. (Istimewa)

Andriyono meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam operasi penanganan kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru. 

Laporan kebakaran diterima Dinas Gulkarmat pada pukul 07.02 WIB.

Sebanyak 10 unit pemadam dan 50 personel dikerahkan ke lokasi.

Operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 11.35 WIB, sementara proses pendinginan masih berlangsung.

Baca juga: Kebakaran 6.000 Meter Lahan di Kramat Jati Diduga Berawal dari Anak Main Api

Dalam operasi tersebut, Andriyono bertugas mencari sumber air untuk mendukung pemadaman, bukan berada di posisi penyerangan atau pemadaman api secara langsung.

Saat melakukan penyambungan selang, ia tiba-tiba mengeluhkan nyeri dada.

Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama sebelum Andriyono dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda.

Tim medis telah melakukan resusitasi jantung paru (RJP), namun nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Dinas Gulkarmat, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Centex, Ciracas, Jakarta Timur. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.