Tabrakan Maut di Desa Banggarema Konawe Utara Tewaskan Bocah Kelas 5 SD, Orang Tua Korban Luka-Luka
Apriliana Suriyanti August 02, 2026 02:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. 

Insiden ini melibatkan satu unit mobil Toyota Hilux dan sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang ditumpangi oleh satu keluarga.

Akibat tabrakan keras tersebut, seorang anak yang merupakan penumpang sepeda motor dikabarkan meninggal dunia, sementara kedua orang tuanya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif.

Saksi mata di lokasi kejadian, Andi Rakes (40) menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil dengan nomor polisi B 9554 SBN melaju dari arah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menuju Kota Kendari.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai satu keluarga yaitu suami, istri, dan seorang anak, melaju dari arah berlawanan.

Kata Andi, musibah bermula ketika mobil Hilux berupaya mendahului sebuah truk 10 roda bermuatan tabung gas yang berada tepat di depannya.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Jalur Pendakian Tolala Kolaka Utara: Truk Masuk Jurang, Warga Gagal Selamatkan

" Menurut keterangan sopir mobil lain, Hilux mau melambung truk besar di depannya. Saat itu tiba-tiba muncul motor Scoopy dari arah berlawanan. Diduga sopir Hilux tidak melihat motor itu karena posisi jalan menanjak dan tikungan,” ungkap Andi, Minggu (2/8/2026).

Kondisi jalan yang berupa tanjakan dan tikungan tajam diduga menjadi faktor utama pengemudi mobil kehilangan jarak pandang bebas (sight distance).

Sehingga ruang gerak bagi kendaraan dari arah berlawanan menjadi tertutup.

Benturan keras pun tak terhindarkan dan menghantam sisi sebelah kiri kendaraan roda empat tersebut.

Sesaat setelah benturan terjadi, para korban langsung mendapatkan pertolongan awal dari warga sekitar.

Sekitar 10 menit berselang, ketiganya dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Saat proses evakuasi, seluruh korban dilaporkan masih bernyawa, kendati sang istri dan anak berada dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sang anak mengalami pendarahan hebat di bagian mulut, sementara sang suami menderita luka di bagian tangan dan perut.

Suasana haru terekam dalam video amatir warga yang beredar di media sosial.

Baca juga: Kecelakaan Nyaris Merenggut Nyawa Siswi SD di Jalan Poros Kendari-Kolaka, Pengemudi Sempat Kabur

Pengendara motor tersebut tampak tergeletak di atas badan jalan sambil meratapi nasib keluarganya di tengah derita luka yang dirasakannya.

"Tangan sama perutku ini. Bagaimana saya ini? Tidak mungkin saya mau begini terus, ada anak dan istriku. Bagaimana saya mau cari nafkah,” ucap sang ayah dalam rekaman tersebut.

Kabar duka menyusul beberapa jam kemudian.

Melalui akun media sosial Facebook, seorang warga dengan nama akun Naniyatin menyampaikan informasi bahwa anak dari pasangan korban yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) telah meninggal dunia.

“Di Banggarema menelan korban terjadi kecelakaan bapak, ibunya, dan anaknya. Sekarang anaknya yang masih kelas 5 SD sudah meninggal. Mama bapaknya sudah dirujuk. Insyaallah ade husnulkhatimah semoga bapak dan ibunya diberikan kesembuhan amin,” tulisnya.

Meski demikian, konfirmasi terkait identitas serta kepastian medis korban meninggal masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak rumah sakit dan kepolisian.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Konawe Utara, Iptu Hery Mulyanto, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Masih kami tangani,” ujar Hery singkat.

Hal ini dilakukan guna memastikan kepastian hukum, kronologi komprehensif, serta penyebab utama insiden maut yang merenggut nyawa anak di bawah umur tersebut. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.