TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Provinsi Papua Barat Daya I Tahun 2026 tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Hartono, saat menghadiri penutupan kejuaraan yang berlangsung di Gedung GOR Unimuda Sorong, Kabupaten Sorong, Sabtu (1/8/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Anggota DPD RI yang dikenal dengan jargon Songkok Hijau itu turut menyerahkan Piala juara dan hadiah kepada Pesilat Terbaik Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Provinsi Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Hartono mengapresiasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Papua Barat Daya, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan perdana Piala Gubernur Papua Barat Daya.
Ia menilai kejuaraan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ekosistem pembinaan atlet pencak silat di provinsi termuda di Indonesia itu.
Baca juga: Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Papua Barat Daya Ditutup, Ini Daftar Juara dan Pesilat Terbaik
"Saya mengucapkan selamat kepada Ketua IPSI Papua Barat Daya beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Papua Barat Daya. Semoga momentum ini menjadi awal lahirnya atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama Papua Barat Daya di tingkat nasional, regional, hingga internasional," ujar Hartono.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, kemenangan merupakan hasil dari kerja keras, sementara kekalahan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses menuju prestasi yang lebih besar.
"Kepada para juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Ini bukan sebuah kegagalan, tetapi awal untuk terus belajar, berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya," katanya.
Hartono berharap kejuaraan seperti Piala Gubernur Papua Barat Daya dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus meningkatkan jam terbang para pesilat muda.
Sementara itu, Pesilat Terbaik Putra Dewasa, Baharuddin Ngabalin, mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Papua Barat Daya I Tahun 2026.
Pesilat asal kontingen Ure Wara A Wasior tersebut berhasil dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putra Dewasa setelah menampilkan performa terbaik sepanjang kejuaraan.
Baharuddin mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang konsisten, disiplin, serta kerja keras yang telah dijalani selama ini.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa meraih penghargaan sebagai Pesilat Terbaik Putra Dewasa. Semua ini merupakan hasil dari latihan rutin, disiplin, dan dukungan dari pelatih serta rekan-rekan satu tim," katanya.
Baca juga: Hartono "Songkok Hijau" Dorong Piala Gubernur PBD 2026 Jadi Tradisi Tahunan Pembinaan Atlet Silat
Alumni IAIN Sorong itu berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding agar dapat tampil lebih baik pada berbagai kejuaraan mendatang.
Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Papua Barat Daya untuk menekuni olahraga pencak silat serta terus berjuang meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Papua Barat Daya I Tahun 2026 sendiri diikuti 320 atlet dari 38 kontingen yang berasal dari berbagai daerah di Papua Barat Daya maupun luar daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan atlet, mempererat persaudaraan antarpesilat, serta menjaring bibit-bibit potensial yang dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat nasional hingga internasional. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)