TRIBUNNEWS.COM - Vietnam dibayangi kutukan juara bertahan Piala AFF setelah meraih hasil imbang atas Singapura pada matchday kedua.
Hasil itu membuat Vietnam sementara waktu menempati urutan ketiga klasemen Grup A di bawah Timnas Indonesia dan Singapura yang duduk di singgasana.
Tim asuhan Kim Sang-sik itu akan melakoni laga krusial melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor pada Senin (3/8/2026). Jika kalah, Vietnam terancam gagal lolos dari fase grup tahun ini.
Pencapaian buruk itu pernah terjadi kepada para mantan juara Piala AFF 2026.
Diawali dengan Singapura dengan keluar sebagai juara di edisi kedua tahun 1998 yang saat itu masih bernama Piala Tiger.
Tapi sayang, pada musim berikutnya, Singapura gagal lolos dari babak penyisihan grup saat bersaing dengan Thailand dan Malaysia.
Baca juga: Bintang Manchester City Dukung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Soroti Performa Eliano Reijnders
Nasib pilu itu dirasakan kembali pada tahun 2014 setelah mengangkat trofi dua tahun sebelumnya, edisi ke-9 Piala AFF.
Tidak hanya Singapura, Thailand juga pernah merasakannya di awal medio tahun 2000-an. Tim Gajah Perang juara di tahun 2002, dan gagal melangkah ke semifinal pada tahun 2004.
Setelah 18 edisi Piala AFF bergulir, hanya Thailand yang berhasil back to back juara (3 kali). Tidak ada tim lain termasuk Vietnam yang merasakan euforia tersebut.
Vietnam bahkan dalam bayang-bayang kegelapan lainnya setelah mereka meraih gelar juara, namun gagal mempertahankannya karena tersisih di babak semifinal (2010 dan 2018).
Kim Sang-sik selaku juru taktik Vietnam saat ini berada dalam kondisi sulit. Tim berjuluk The Golden Star Warriors itu harus dapat mengalahkan Timnas Indonesia untuk membuka peluang sekaligus memberi tekanan kepada skuad Garuda.
Jika Timnas Indonesia kalah dari Vietnam, kondisinya akan berbalik. Anak asuh John Herdman yang terancam lolos ke babak semifinal.
Sekalipun imbang dari Timnas Indonesia, Vietnam harus bergantung pada hasil Singapura.
Saat ini kondisinya Singapura memimpin tiga poin atas Vietnam, diikuti dengan Timnas Indonesia yang selisih dua angka dengan Golden Star Warriors.
Namun, Singapura hanya menyisakan satu pertandingan, sementara Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama baru memainkan dua pertandingan.
Satu pertandingan tersebut melawan Timnas Indonesia di laga pamungkas, sementara Vietnam akan berhadapan dengan Kamboja.
Baca juga: Piala AFF 2026 - Kapten Singapura Kirim Peringatan untuk Timnas Indonesia!
Sederhananya, Timnas Indonesia membutuhkan satu kemenangan dari dua pertandingan yang tersisa untuk mengunci tempat di semifinal Piala AFF 2026.
Begitu juga dengan Vietnam, dengan harapan Singapura tidak meraih poin saat melawan Timnas Indonesia.
Vietnam memiliki produktivitas gol yang lebih baik daripada Singapura sejauh ini.
Laga Timnas Indonesia kontra Vietnam akan menjadi penentu nasib kedua tim dalam perebutan tiket semifinal Piala AFF 2026.
| No. | Nama Tim | Jumlah Main | Menang | Seri | Kalah | Gol-Kebobolan | Selisih Gol | Poin |
| 1. | Singapura | 3 | 2 | 1 | 0 | 4-1 | +3 | 7 |
| 2. | Indonesia | 2 | 2 | 0 | 0 | 8-1 | +7 | 6 |
| 3. | Vietnam | 2 | 2 | 1 | 0 | 7-0 | +7 | 4 |
| 4. | Kamboja | 2 | 0 | 0 | 2 | 2-7 | -5 | 0 |
| 5. | Timor Leste | 3 | 0 | 0 | 3 | 0-12 | -12 | 0 |
(Tribunnews.com/Sina)