Polres Malang Selidiki Penyebab Pohon Mahoni Berusia 45 Tahun yang Tumbang Timpa 9 Orang di Pakisaji
Eko Darmoko August 02, 2026 06:35 PM

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Polres Malang melakukan penyelidikan terkait peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Jalan Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/2026) malam.

Atas kejadian ini, sembilan orang pengguna jalan mengalami luka-luka.

Pohon mahoni dengan diameter 1,5 meter dan tinggi 8 meter tumbang menimpa sejumlah kendaraan yang melintas.

Kendaraan yang tertimpa antara lain satu unit mobil dan lima sepeda motor.

Kemudian, reklame minimarket serta rombong pedagang tahu.

Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono mengatakan, sembilan orang mengalami luka.

Kemudian mereka dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Ben Mari dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Baca juga: BREAKING NEWS : Pohon Tumbang di Kendalpayak Timpa Kendaraan Melintas, Ada Korban Pasutri

"Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini."

"Pengendara yang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon sudah mendapatkan perawatan medis ke rumah sakit," kata Budiono kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (2/8/2026).

Sembilan orang yang mengalami luka adalah Hartiwi (46) warga Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang; Sri Rahayu (38) warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji. Mereka dibawa ke RSSA Kota Malang.

Kemudian, Abi (23) warga Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; Arif Susilo (44) warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; Algifari (10) warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; Lafifatul (27) warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, Ghania (7) warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; Muhammad Mukhlis (29) warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang; dan Rudi Kuswanto warga Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Ketujuh korban dibawa ke RS Ben Mari Bululawang.

Berdasarkan informasi yang beredar, diduga ada orang yang membakar pohon tersebut.

Sebab, di batang pohon bagian bawah terlihat ada bekas pembakaran yang masih terdapat titik api.

Namun, Budiono belum bisa memastikan apakah pohon berusia 45 tahun itu benar tumbang akibat aktivitas pembakaran.

Sampai dengan saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

"Masih penyelidikan dan pengembangan, tunggu hasilnya, nanti akan kami sampaikan informasi lebih lanjut," pungkas Budiono.

Baca juga: Penyebab Pohon Tumbang di Kendalpayak Pakisaji Timpa Sejumlah Pengendara: Ada yang Membakar Pohon

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.