Lina Lie: Kesuksesan Bisnis Bukan karena Viral, tetapi Konsisten dan Terus Belajar
Feryanto Hadi August 02, 2026 06:35 PM


 

 

WARTAKOTALIVE.COM – Sosok Lina Lie dikenal sebagai pengusaha yang aktif mengembangkan berbagai lini usaha, mulai dari industri kecantikan, fashion, hingga pemberdayaan pelaku UMKM melalui platform digital.

Baginya, kesuksesan dalam bisnis bukan dibangun dari keberuntungan ataupun konten yang viral, melainkan dari konsistensi, kepercayaan, dan kemauan untuk terus belajar.

Lina mengaku telah menekuni dunia usaha sejak 2015. Seluruh bisnis yang dimilikinya dibangun dari nol tanpa jalan pintas. Meski telah memiliki sejumlah usaha yang berkembang, ia mengaku masih terus memperdalam ilmu kewirausahaan.

"Saya sudah berbisnis sejak tahun 2015. Perjalanan ini benar-benar saya bangun dari nol. Sampai hari ini pun saya masih terus belajar karena saya percaya tidak ada jalan pintas dalam dunia bisnis," ujar Lina, Minggu (2/8/2026)

Saat ini Lina mengembangkan tiga bidang usaha yang saling melengkapi.

Di sektor kecantikan, ia menjadi distributor Veirfoo di Indonesia dengan fokus menghadirkan produk yang mengikuti perkembangan industri beauty.

Di bidang fashion, Lina menjadi distributor eksklusif VIVAIA di Indonesia yang menawarkan produk dengan konsep nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Tak hanya itu, ia juga membangun ekosistem bisnis digital melalui Onelink, yang disebut sebagai salah satu multi-channel network (MCN) TikTok pertama di Indonesia.

Melalui platform tersebut, Lina membantu kreator dan pelaku usaha memanfaatkan media sosial sebagai sarana mengembangkan bisnis.

Sementara melalui platform kewirausahaan Tulandut, Lina mengembangkan jaringan bisnis yang kini memiliki sekitar 50 toko fisik di Jakarta.

Platform tersebut dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya perempuan dan ibu rumah tangga, memulai usaha secara lebih mudah.

"Melalui Tulandut, saya ingin membantu lebih banyak orang, terutama ibu rumah tangga, agar bisa memulai bisnis online dengan modal yang lebih ringan dan sistem yang mudah dipelajari. Saya ingin membangun sesuatu yang berkelanjutan, bukan sekadar mengejar keuntungan jangka pendek," katanya.

Media Sosial untuk Membangun Kepercayaan

Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, Lina tetap aktif membuat konten setiap hari. Namun menurutnya, tujuan utama membuat konten bukan sekadar mengejar jumlah penonton ataupun viral.

Ia menilai media sosial merupakan sarana membangun kepercayaan antara pelaku usaha dan konsumen.

"Media sosial bagi saya bukan hanya tempat hiburan, tetapi sarana membangun kepercayaan. Konsumen bukan hanya membeli produk, tetapi juga membeli cerita, pengalaman, dan kepercayaan kepada orang yang menjualnya," ujarnya.

Menurut Lina, kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui satu video yang viral.

Dibutuhkan konsistensi dalam menghadirkan konten yang autentik agar hubungan dengan konsumen tumbuh secara alami.

Melalui media sosial, Lina juga berupaya menunjukkan kesehariannya sebagai pengusaha, ibu, sekaligus perempuan yang terus belajar.

"Saya ingin orang melihat bahwa berwirausaha bukan hanya untuk orang-orang tertentu. Siapa pun punya kesempatan berhasil selama mau konsisten," katanya.

Ingin Perempuan Lebih Mandiri

Lina menyambut positif semakin banyak perempuan, khususnya ibu muda, yang mulai memanfaatkan platform digital untuk membangun usaha.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang bagi perempuan untuk memperoleh penghasilan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab di dalam keluarga.

Selama menjalankan bisnis, Lina telah meraih sejumlah pencapaian.

Salah satunya membawa brand yang dikembangkannya masuk dalam jajaran Top 2 Brand TikTok Global.

Ia juga menjadi mitra berbagai MCN di Indonesia dan bekerja sama dengan sejumlah pabrik OEM dalam mengembangkan produk.

Selain itu, melalui Tulandut, Lina menjalin kerja sama resmi dengan berbagai merek sehingga anggota dan reseller memperoleh akses terhadap produk berkualitas dengan sistem bisnis yang mudah dijalankan.

Meski demikian, Lina menilai ukuran keberhasilan bukan hanya penghargaan ataupun besarnya omzet.

"Yang paling membanggakan bagi saya adalah melihat semakin banyak perempuan yang berani memulai usaha, memiliki penghasilan sendiri, mandiri secara finansial, dan mampu membawa perubahan positif bagi keluarganya," ujarnya.

Menurut Lina, ketika semakin banyak perempuan mampu membangun usaha secara mandiri, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga keluarga hingga perekonomian masyarakat secara lebih luas.


.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.