BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah ( Bateng ) meluncurkan inovasi pelayanan publik terbaru bernama PPID NGIDER yang merupakan akronim dari Navigasi Keterbukaan Informasi Daerah dan Edukasi Rakyat.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda menyebutkan, terobosan ini mengusung semangat Jika masyarakat belum datang ke PPID, maka PPID yang akan datang kepada masyarakat, guna memperluas akses keterbukaan informasi hingga ke lapisan masyarakat terbawah.
Menurutnya, kehadiran PPID NGIDER merupakan langkah konkret daerah dalam menjawab tantangan literasi digital yang belum merata. Selain itu, program ini dirancang untuk mengatasi kebiasaan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami mekanisme dan prosedur resmi permohonan informasi publik.
"Melalui PPID NGIDER, layanan informasi tidak lagi hanya terpusat secara konvensional di sekretariat. Layanan ini aktif mendatangi masyarakat melalui kegiatan pelayanan terpadu, kunjungan ke desa-desa, hingga menyasar sekolah-sekolah yang disandingkan dengan program SP4N-LAPOR! Goes to School," ujar Efrianda dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Minggu (2/8/2026).
Ia menerangkan, untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan, program ini juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital modern.
Salah satunya yakni penyediaan akses cepat melalui QR Code, agar masyarakat dapat dengan mudah terhubung langsung ke portal utama website e-PPID serta kanal layanan komunikasi berbasis WhatsApp PPID.
"Jadi nanti semua akan terhubung langsung ke website e-PPID dan layanan WhatsApp PPID," sebutnya
Efrianda menerangkan, selanjutnya Pemkab Bangka Tengah juga tengah mempersiapkan pengembangan fitur WhatsApp Chatbot untuk memastikan pelayanan dan permohonan informasi publik dapat diakses masyarakat selama 24 jam penuh secara responsif.
"Ke depannya, Pemkab Bangka Tengah berkomitmen untuk terus mematangkan integrasi teknologi pada program ini," imbuhnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)