TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Aroma kopi, sajian kuliner tradisional, hingga keramaian warga yang berburu produk UMKM mewarnai Alun-Alun Kota Kuala Tungkal pada hari kedua Bazar Ekonomi Kreatif Pesisir dalam rangkaian Bulan Serengkuh Serentak Ketujuan 2026, Minggu (2/8/2026).
Sejak sore hari, kawasan pusat kegiatan dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Mereka datang bersama keluarga untuk menikmati suasana festival yang menghadirkan perpaduan antara ekonomi kreatif, budaya, dan hiburan rakyat.
Puluhan tenda berjajar rapi di sepanjang area bazar. Masing-masing menawarkan beragam produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari kerajinan tangan, batik khas daerah, hingga aneka kuliner yang menggugah selera.
Pengunjung juga dimanjakan dengan beragam pilihan makanan dan minuman, seperti angkringan, kopi, minuman segar, serta berbagai hidangan khas yang menjadi daya tarik tersendiri selama pelaksanaan festival.
Tak hanya menjadi ruang promosi UMKM, bazar tersebut juga menjadi ajang pelayanan publik.
Sejumlah instansi pemerintah membuka stan informasi dan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dinas Kesehatan, Polres Tanjung Jabung Barat, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Tenaga Kerja, Kodim 0419/Tanjung Jabung, serta sejumlah organisasi perangkat daerah lainnya.
Di sudut lain, deretan pedagang perabot rumah tangga, pakaian, mainan anak-anak hingga wahana permainan keluarga turut meramaikan suasana. Kehadiran berbagai lapak tersebut membuat kawasan Alun-Alun Kuala Tungkal berubah menjadi pusat aktivitas masyarakat selama festival berlangsung.
Memasuki malam hari, kemeriahan berlanjut dengan pentas seni budaya yang menampilkan keberagaman etnis Nusantara. Pertunjukan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat dalam rangkaian Bulan Serengkuh Serentak Ketujuan 2026.
Berdasarkan susunan acara, festival budaya akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026 dengan menampilkan seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Setelah penampilan seni dari Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan pada hari pertama, panggung budaya selanjutnya akan dimeriahkan oleh pertunjukan berbagai suku bangsa di Indonesia.
Ada dari Suku Sunda dan Keluarga Bubuhan Banjar, Suku Kerinci dan Tapanuli Selatan, Suku Minang dan Suku India, serta penampilan budaya Suku Melayu bersama masyarakat Tionghoa.
Melalui perpaduan bazar ekonomi kreatif dan pertunjukan seni lintas budaya, Bulan Serengkuh Serentak Ketujuan 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Angsuran KUR BRI 2026 di Jambi Cicilan 1-5 Tahun, Maksimal Pinjaman Rp500 Juta.
Baca juga: Jalan Sunan Drajat Kenali Asam Rawan Kecelakaan, Lima Insiden Terjadi dalam Empat Bulan