Banyak mahasiswa dan peneliti sudah pakai AI, tapi sebatas minta ringkasan jurnal atau perbaikan grammar. Padahal tantangan terberat justru ada di tahap paling awal, menemukan topik penelitian yang benar benar punya celah dan layak diangkat. Kalau tahap ini saja sudah salah arah, seluruh proses skripsi, tesis, atau publikasi ikut molor.
Bukan Sekadar Nge-prompt Sembarangan
INTENSIVE BOOTCAMP: AI Research, From Idea to Proposal hadir bukan sebagai kelas AI generik, tapi sebagai program 30 hari yang membangun workflow penelitian yang runtut. Peserta dibimbing memakai Claude dan NotebookLM untuk menyaring ide dan menyusun judul, Gemini untuk mempercepat literature review dan validasi referensi, lalu Claude dan Jenni AI untuk menyusun kerangka proposal hingga menuntaskan academic writing sesuai etika akademik.
Program ini terbagi menjadi empat pertemuan intensif via Zoom, mulai dari menemukan ide penelitian, literature review, penyusunan proposal, hingga academic writing dan etika penggunaan AI. Cocok untuk mahasiswa S1 sampai S3, dosen, maupun peneliti yang sedang mengejar deadline sidang atau publikasi ilmiah.
Sesi 1 dimulai Selasa, 1 September 2026, pukul 19.00 sampai 21.15 WIB, dan berlanjut tiap minggu hingga sesi terakhir pada 22 September 2026. Peserta mendapat e-sertifikat nasional 140 JP, rekaman kelas untuk diputar ulang kapan saja, ribuan kumpulan prompt riset, serta pendampingan komunitas WhatsApp selama sebulan penuh.
Berbeda dari kelas AI generik yang cuma bahas satu tools atau fokus di tahap penulisan saja, program ini menyusun peserta untuk berpikir sistematis dari hulu ke hilir, mulai dari ide sampai proposal siap diajukan.Kalau kamu capek revisi berkali kali karena topik penelitian belum juga ketemu arahnya, saatnya belajar workflow yang benar. Cek detail lengkap dan harga tiketnya di detikevent sekarang.





