Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rote Ndao menerapkan strategi khusus berupa Formula 5M guna membentengi moralitas generasi muda dari ancaman pergaulan bebas.
Penyuluh Agama Kristen Kemenag Rote Ndao, Elisabeth Dethan, mengungkapkan bahwa formula "5M" tersebut mencakup lima langkah konkret.
Ia merinci 5M antara lain mengajarkan nilai-nilai agama, mendampingi tumbuh kembang remaja, mengawasi aktivitas dan lingkungan sosial anak, membangun komunikasi yang intensif dan melaporkan untuk memberikan pertolongan, bukan menghakimi.
"Kecerdasan intelektual tanpa benteng iman yang kuat hanya akan merusak masa depan. Karena itu, penyuluh agama hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk membina karakter dan membentengi moral siswa," ucap Elisabeth, Senin (3/8/2026).
Baca juga: Awal Jabatan Tancap Gas Sidak 4 Polsek, Kapolres Rote Ndao Tegaskan Zero Toleransi Narkoba dan Judi
Ia menekankan bahwa penanaman moralitas tetap bermula dari keluarga sebagai fondasi paling utama.
Namun, sinergi antara lembaga keagamaan dan pihak sekolah perlu diperkuat secara berkesinambungan untuk menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi remaja.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat dan para orang tua agar tidak terburu-buru menghakimi atau memojokkan remaja yang sempat terjerumus atau salah jalan.
"Pendekatan kasih dan komunikasi pribadi jauh lebih efektif untuk mengembalikan anak ke jalan yang benar dibandingkan dengan hukuman sosial," tambahnya.
Melalui edukasi intensif dan kolaborasi lintas sektor ini, Kemenag Rote Ndao komitmen dapat menekan angka kenakalan remaja sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia. (rio)