BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN – Dugaan penyebab kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, mulai menemukan titik terang.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polres Barito Kuala mengarah pada dugaan korsleting listrik dari kulkas di salah satu rumah sebagai pemicu kobaran api.
Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Polsek Tamban bersama Tim Identifikasi Polres Barito Kuala melakukan olah TKP pada Minggu (2/8/2026), sehari setelah kebakaran hebat yang terjadi, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, titik awal kebakaran berada di rumah milik korban berinisial M.K. (30). Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya sejak sore hari.
Seorang saksi yang melintas melihat kobaran api muncul dari bagian tengah rumah. Saksi kemudian membangunkan warga sekitar dan meminta bantuan untuk memadamkan api.
Namun, bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke empat rumah di sekitarnya. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 Wita setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku mencegah kobaran api meluas ke permukiman lain.
Baca juga: Tim Inafis Polres Batola Usut Kebakaran yang Tewaskan Satu Pria di Desa Semangat Dalam Alalak
Akibat peristiwa tersebut, lima rumah milik warga berinisial H.S.J. (77), M. (48), M.K. (30), B. (71), dan K.A. (44) hangus terbakar beserta harta benda di dalamnya. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Dalam olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang elektronik yang telah terbakar, di antaranya sebuah kulkas, kipas angin, dan setrika. Tim Identifikasi juga mengamankan satu potong kayu sisa kebakaran sebagai barang bukti serta memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik dari kulkas, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati melalui Kasi Humas Polres Barito Kuala IPTU Budi mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, terutama sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan dan lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah terjadinya kebakaran. Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat dan petugas pemadam kebakaran yang bekerja sama memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lainnya.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)