Grid.ID - Kepergian aktor senior Diding Boneng meninggalkan duka mendalam bagi komedian sekaligus aktor Qubil AJ. Baginya, almarhum bukan hanya guru teater, tetapi juga sosok teman dan orang tua yang membimbingnya sejak masih bujangan.
"Bang Diding buat saya adalah guru sekaligus juga teman, sekaligus juga orang tua. Karena jujur aja Bang Qubil ketika masih bujangan belajar teater itu salah satu gurunya adalah beliau," kata Qubil AJ di rumah duka, di Matraman, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).
Qubil mengenang Diding Boneng sebagai sosok yang tegas saat mengajar. Meski terkesan keras, semua itu dilakukan demi menanamkan kedisiplinan kepada para muridnya.
"Bang Diding itu orangnya tegas, orangnya kalau dibilang kasar tapi bukan kasar sebenernya. Beliau itu itu tadi, salah satu bagaimana pondasinya bagaimana kita berkesenian itu disiplin yang paling utama," jelasnya.
Menurut Qubil, kedisiplinan menjadi hal yang sangat penting dalam dunia teater. Sebab, seni pertunjukan merupakan kerja sama tim yang membutuhkan komitmen dari setiap anggotanya.
"Disiplin ya, punya harga yang sangat luar biasa dalam arti apa, menghargai. Karena kita kerja seni ini kan adalah kerja kolektif, kerja kebersamaan. Ketika kita melakukan apa sebuah produksi kalau misalnya satu orang nggak latihan aja itu bisa mengganggu ritme, bisa mengganggu kebersamaan, bisa mengganggu sebuah produksi terutama di bidang teater," bebernya.
Di tengah rasa kehilangan, Qubil mengaku menyimpan penyesalan. Ia sempat mendapat kabar bahwa kondisi Diding Boneng menurun drastis saat dirawat di rumah sakit.
"Firasat terakhir karena waktu di rumah sakit denger kabar dari teman akrab Ane bahwa Bang Diding itu kondisinya sangat nge-drop," ungkapnya.
Qubil sebenarnya sudah berencana menjenguk sang guru bersama rekan-rekan komunitas teaternya. Namun, rencana itu tidak sempat terwujud karena kabar duka datang lebih dulu.
"Kita juga udah kemarin sempat terakhir mau barengan sama teman-teman dari komunitas tapi Allah berkehendak lain, kita belum sempat ke sana dapet kabar duka ini," tandasnya.
Zainal Abidin alias Diding Boneng meninggal dunia di kediamannya di Matraman Dalam, Jakarta Pusat, pada Senin (3/8/2026) pukul 6.04 WIB. Jenazah akan dimakamkan di hari yang sama di TPU Menteng Pulo, usai salat ashar.