Agenda Kongres PSSI yang Dipimpin Ketum PSSI Erick Thohir di Hotel Fairmont
Hasiolan Eko P Gultom August 03, 2026 05:11 PM

Agenda Kongres PSSI yang Dipimpin Ketum PSSI Erick Thohir di Hotel Fairmont

Laporan WartawannTribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Federasi sepakbola Indonesia (PSSI) menggelar Kongres Tahunan 2026 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari perubahan identitas klub, laporan pertanggungjawaban organisasi, hingga penyusunan program kerja PSSI untuk musim 2026-2027.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB.

Mengenakan jas berwarna gelap, Erick langsung disambut Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi.

Saat memasuki lobi Hotel Fairmont, Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mendapat sambutan hangat dari para peserta kongres.

Beberapa di antaranya tampak meminta foto bersama dan berbincang sejenak.

Kongres Tahunan PSSI dihadiri perwakilan klub Liga 1, Liga 2, Liga 3, serta Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan bahwa salah satu agenda kongres adalah membahas sejumlah permohonan perubahan identitas klub, baik pergantian nama maupun perpindahan home base atau stadion.

Menurut Yunus, hingga saat ini PSSI telah menerima lebih dari 10 pengajuan perubahan identitas klub.

Mayoritas berasal dari peserta Liga 3, meski terdapat pula permohonan dari klub yang berkompetisi di kasta lebih tinggi.

"Ya, akan ada beberapa permohonan yang dibahas, seperti perubahan nama klub, perubahan home base atau stadion, dan hal-hal administratif lainnya," ujar Yunus Nusi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

"Kami sudah menerima cukup banyak permohonan, termasuk dari klub-klub Liga 3 yang mengajukan perubahan nama maupun home base," lanjutnya.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah kabar perubahan identitas klub Super League, Malut United, yang disebut akan berpindah basis ke Jawa Tengah.

Namun, Yunus menegaskan hingga kini PSSI belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh lantaran proses administrasi dari klub tersebut belum rampung.

"Kami belum melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Malut United. Saat ini kami masih menunggu surat permohonan resmi dan dokumen pendukung secara lengkap terkait perubahan nama tersebut," jelas Yunus.

Selain membahas perubahan identitas klub, Kongres Tahunan PSSI juga mengagendakan penyampaian laporan pertanggungjawaban organisasi selama satu tahun terakhir serta penyusunan program kerja PSSI periode 2026-2027.

Yunus memastikan tidak ada agenda luar biasa dalam kongres kali ini.

Pembahasan akan difokuskan pada evaluasi program kerja federasi dan penyusunan langkah strategis untuk musim mendatang, dengan pengembangan Timnas Indonesia tetap menjadi prioritas utama.

"Tidak ada pembahasan yang terlalu substansial. Seperti organisasi olahraga pada umumnya, kongres akan membahas program-program yang akan dijalankan pada tahun depan. Fokus utama kami adalah pengembangan Tim Nasional," pungkasnya.

Usai kongres berakhir, para peserta dari berbagai daerah, termasuk perwakilan klub Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 dijadwalkan bersama-sama menuju Stadion Pakansari, Bogor, untuk menyaksikan laga Timnas Indonesia menghadapi Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.