Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, mendorong seluruh jajaran untuk terus memperkuat tata kelola anggaran yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Senin (3/8/2026).
Kegiatan itu diikuti 172 peserta yang terdiri atas pengelola fungsi keuangan Polda Aceh dan jajaran Polres/ta.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak hanya dituntut memenuhi aspek administrasi, tetapi juga harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab moral.
“Keuangan negara merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administrasi, tetapi juga secara moral. Karena itu, seluruh personel fungsi keuangan harus memiliki integritas, profesionalisme, ketelitian, serta pemahaman yang komprehensif terhadap seluruh regulasi pengelolaan keuangan,” tegas Kapolda.
Baca juga: Hoegeng Awards 2026 Jadi Inspirasi, Kapolda Aceh Ajak Personel Tingkatkan Pelayanan
Menurutnya, setiap rupiah anggaran yang dikelola harus mampu mendukung pelaksanaan tugas operasional kepolisian secara optimal dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel fungsi keuangan yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di lingkungan Polda Aceh.
Ia menilai Rakernis menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pengelolaan anggaran.
Diketahui, Rakernis tahun ini mengusung tema "Optimalisasi Pengelolaan Keuangan dalam Rangka Mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 yang Efektif dan Efisien pada Satuan Kerja Jajaran Polda Aceh.
Tema tersebut menjadi wujud komitmen Polda Aceh untuk memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas kepolisian.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyerahkan Piagam Penghargaan Kapolri kepada 12 satuan kerja yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan juga diberikan kepada bendahara berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang profesional, akuntabel, dan transparan.
Kapolda menyebut capaian 12 satuan kerja tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di lingkungan Polda Aceh.
Sebagai penutup, Kapolda meminta seluruh peserta Rakernis memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, meningkatkan profesionalisme, mencegah penyalahgunaan anggaran, memperkuat pengawasan sesuai ketentuan, serta terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, dan bimbingan teknis secara berkelanjutan.
“Mengingatkan agar setiap kendala dalam pengelolaan keuangan segera dikonsultasikan kepada pembina fungsi keuangan, baik di tingkat Polda maupun Pusat Keuangan Polri, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan,” pungkasnya.(*)