POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Pemkab Belitung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan dua evaluator UNESCO Global Geopark (UGG), Han Jinfang dan Kana Furusawa, di Rumah Adat Belitung pada Senin (3/8/2026).
Kedatangan tim evaluator tersebut menjadi penanda dimulainya revalidasi status UNESCO Global Geopark Belitung yang sebelumnya menerima kartu kuning (yellow card).
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, mengatakan tim evaluator akan meninjau langsung tindak lanjut atas rekomendasi dan temuan yang diberikan pada evaluasi sebelumnya.
"Alhamdulillah, hari ini mereka kemungkinan sudah mulai bergerak untuk melihat langsung tindak lanjut atas rekomendasi dan temuan pada evaluasi sebelumnya," kata Djoni.
Ia mengatakan Pemkab Belitung telah menyiapkan seluruh tindak lanjut terhadap rekomendasi yang menjadi catatan UNESCO dan berharap hasil evaluasi kali ini sesuai dengan harapan.
Djoni mengaku tidak ingin mendahului hasil penilaian tim evaluator.
Namun, berdasarkan persiapan yang telah dilakukan, ia menilai kondisi destinasi Geopark Belitung kini jauh lebih baik dibandingkan saat evaluasi sebelumnya.
"Kalau dari gambaran yang kami lihat, kondisi destinasi Geopark Belitung saat ini jauh lebih baik dan kami merasa jauh lebih siap dibanding sebelumnya," katanya.
Menurut Djoni, informasi yang diterimanya juga menunjukkan sejumlah daerah lain yang tengah berupaya mempertahankan status Green Card menilai kesiapan Belitung sudah cukup baik.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap fokus memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi.
"Sebelumnya ada lima temuan dan empat rekomendasi yang harus kami penuhi. Alhamdulillah, semuanya sudah kami tindak lanjuti. Bahkan saat di Pulau Lima saya juga langsung turun meninjau lokasi," katanya.
Ia menjelaskan, tim evaluator dijadwalkan berada di Belitung selama sekitar lima hari untuk melakukan verifikasi lapangan di sejumlah geosite.
Setelah itu, seluruh hasil evaluasi akan dibahas dalam sidang UNESCO sebagai dasar penentuan status Geopark Belitung.
"Jika sebelumnya mereka hanya melihat dokumentasi berupa video, kali ini mereka ingin melakukan pengecekan langsung ke lapangan, termasuk ke Pulau Lima," jelasnya.
Djoni berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dapat menjadi semangat bagi Belitung untuk kembali mempertahankan status UNESCO Global Geopark.
"Kami tentu optimistis. Kenapa tidak? Apalagi teman-teman media juga terus membantu menggaungkan Geopark Belitung. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan kita bersama," katanya.
(posbelitung.co/dede suhendar)