TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Tim dosen Universitas Harkat Negeri melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “English-Friendly: Pengenalan Literasi Fungsional melalui Pelatihan English for Daily Life” di PKBM Sumber Ilmu Adiwerna, Kabupaten Tegal, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan berupa pelatihan Bahasa Inggris tersebut dilaksanakan selama beberapa kali pertemuan.
Peserta adalah 20 warga belajar yang berasal dari Program Paket B dan Paket C.
Mereka berlatar belakang ragam profesi dan pekerjaan, baik di sektor formal instansi pemerintah dan nonpemerintah maupun sektor informal seperti ABK dan pekerja pabrik, berusia di rentang 20-50 tahun.
Oleh sebab itu, program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenalkan penggunaan Bahasa Inggris secara praktis.
Kemudian meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri warga belajar dalam menggunakan kosakata dan ungkapan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Akhirnya diharapkan dapat membawa perubahan cara pandang tentang pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai alat komunikasi global.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Sekolah yaitu Dita Amalia Rahmawati ini melibatkan tim dosen bidang Bahasa Inggris dari Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, S1 Ilmu Komunikasi serta dosen S1 Psikologi.
Kolaborasi lintas disiplin tersebut dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bahasa, tetapi juga memperhatikan aspek motivasi, kenyamanan belajar, serta kepercayaan diri peserta.
Pelatihan diawali dengan ice breaking yang dipandu oleh Hana Yulinda Fithriani.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenali berbagai kosakata Bahasa Inggris yang telah mereka ketahui.
Aktivitas pembuka juga digunakan sebagai asesmen informal untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan awal peserta sebelum mengikuti pelatihan.
Warga belajar mengikuti permainan kosakata yang berkaitan dengan orang, tempat, waktu, aktivitas, serta petunjuk arah.
Setelah kegiatan pembuka, pelatihan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama bertema English for Daily Life oleh Iin Indrayanti, selaku ketua tim pengabdi.
Materi yang diberikan meliputi ungkapan sapaan, memperkenalkan diri dan orang lain, menanyakan kabar, mengucapkan terima kasih, menyampaikan permintaan maaf, serta menanyakan dan memberikan petunjuk arah.
Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan komunikatif melalui penggunaan media visual, permainan bahasa, latihan respons cepat, serta praktik percakapan sederhana.
“Bahasa Inggris perlu dikenalkan sebagai keterampilan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui penggunaan materi yang sederhana dan kontekstual, warga belajar diharapkan lebih percaya diri serta tidak lagi memandang Bahasa Inggris sebagai sesuatu yang sulit dan penting untuk dipelajari untuk jejaring yang lebih luas,” ujar Iin Indrayanti.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga didampingi oleh mahasiswa Universitas Harkat Negeri.
Mahasiswa membantu warga belajar memahami materi, melatih pengucapan, dan mempraktikkan dialog sederhana.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam kegiatan pengabdian.
Selain memberikan dukungan kepada warga belajar, kegiatan ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, empati, serta memahami karakteristik pendidikan nonformal.
Selama kegiatan berlangsung, warga belajar menunjukkan partisipasi aktif dalam mengikuti permainan, menjawab pertanyaan, serta mempraktikkan percakapan Bahasa Inggris.
Meskipun kemampuan awal peserta cukup beragam, penggunaan metode yang interaktif dan suasana belajar yang menyenangkan membantu peserta lebih berani mencoba menggunakan Bahasa Inggris.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap kosakata dan ungkapan Bahasa Inggris yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan di PKBM Sumber Ilmu Adiwerna.
Selanjutnya bisa menjadi Soft Skill Development Center bagi warga belajar di Kawasan Tegal dan sekitarnya yang ingin mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga menjadi bagian dari upaya Universitas Harkat Negeri dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan nonformal.
Melalui program English-Friendly, Bahasa Inggris diharapkan tidak hanya dipahami sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai salah satu bentuk literasi fungsional yang dapat mendukung komunikasi, pengembangan diri, serta kesiapan warga belajar menghadapi perkembangan dunia kerja dan teknologi.(***)