TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mobil pikap terguling di tanjakan wilayah Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan di jalur menanjak dan menurun ruas Trans Sulawesi ini, pada Minggu (02/08/2026).
Pengemudi beserta kernet pikap bermuatan penuh itu dilaporkan selamat setelah berhasil keluar dari kabin kendaraan sesaat setelah mobil terguling.
Kecelakaan dibenarkan Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort (Kanit Gakkum Satlantas Polres) Kolut, Bripka Hardiansah, pada Senin (3/08/2026).
Namun, kecelakaan tersebut tidak tercatat dalam laporan kepolisian resmi ke Polres Kolut.
“Kejadiannya hari Minggu. Sebenarnya hampir setiap hari terjadi kecelakaan di titik tersebut, tetapi rata-rata tidak dilaporkan oleh para sopir,” katanya.
Berdasarkan rekaman video diperoleh TribunnewsSultra.com, terlihat pikap warna merah dengan terpal penutup itu awalnya tak kuat menanjak.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Jalur Pendakian Tolala Kolaka Utara: Truk Masuk Jurang, Warga Gagal Selamatkan
Kendaraan roda empat ini kehilangan tenaga saat melalui tanjakan, kemudian bergerak mundur sebelum terbalik di sisi jalan.
Tanjakan Desa Lelewawo di ruas Trans Sulawesi dikenal dengan kondisi jalur menanjak, menurun, dan licin.
Kondisi jalur yang menantang ini kerap memicu kecelakaan.
Ruas jalan ini menghubungkan Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolut, dan Tolala, Kabupaten Kolaka.
Desa Lelawo berjarak sekitar 84-85 kilometer (km) atau 1,5-2 jam berkendara dari Lasusua, ibu kota Kolut.
Waktu perjalanan darat dari pusat kota Kolaka Utara ke Kendari yang merupakan ibu kota Provinsi Sultra sekitar 7-8 jam dengan rute sepanjang 299 km.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
Baca juga: Mobil Rombongan Kepsek Terguling di Tanjakan Letter S Tamborasi Kolaka Utara. Mati Mesin Mendadak