Bulog Tarakan Buka Peluang Gerakan Pangan Murah Mandiri Berlanjut
Cornel Dimas Satrio August 04, 2026 12:14 AM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Perum Bulog Cabang Tarakan sejak dua pekan terakhir melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri di depan gudang, Jl Kampung Satu (Lingkas Ujung), Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Program ini digelar setiap Senin hingga Jumat sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kepala Bulog Tarakan, Zamahsyari, menjelaskan GPM Mandiri memberi akses langsung kepada masyarakat untuk membeli beras dan minyak goreng dalam jumlah kecil tanpa harus melalui jalur distribusi lain.

"Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Bulog secara mandiri kami adakan di depan pintu gudang. Tujuannya untuk mengakomodasi masyarakat supaya bisa langsung membeli ke Bulog dengan partai kecil, sehingga kebutuhan mereka bisa terpenuhi," ujarnya, Senin (3/8/2026).

Target Hingga 17 Agustus

Bulog menegaskan semula program ini akan berjalan hingga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Namun Bulog Tarakan membuka peluang akan terus menggelar Gerakan Pangan Murah Mandiri jika program ini terbukti efektif menekan harga pangan di tingkat konsumen.

"Target awalnya sampai menjelang 17 Agustus. Nanti kami evaluasi. Kalau memang bisa membantu menekan harga di pasar, akan kami lakukan terus secara mandiri di depan gudang," jelas Zamahsyari.

Pelaksanaan GPM Mandiri mendapat sambutan positif. Sejak pagi, warga memadati gudang Bulog untuk membeli beras SPHP dan minyak goreng.

Stok harian sebanyak 50 pack beras dan 50 dus minyak goreng selalu habis terjual.

Mayoritas pembeli berasal dari Kelurahan Lingkas Ujung dan Gunung Lingkas. Informasi pelaksanaan disebarkan melalui lurah serta grup komunikasi masyarakat.

Harga Lebih Murah

Bulog menjual beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp65.500. Minyak goreng dijual Rp15.700 per liter atau Rp31.400 untuk dua liter.

Harga ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di Kota Tarakan.

Selain di gudang, Bulog juga melaksanakan GPM bersama pemerintah daerah di tingkat kelurahan, dengan jadwal sekitar dua kali sepekan.

Setelah 17 Agustus, Bulog akan mengevaluasi program. Jika terbukti efektif, GPM Mandiri akan dilanjutkan secara berkesinambungan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.