TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pimpinan dan anggota DPR Kota Sorong inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Sorpus, Kota Sorong, Senin (3/8/2026).
Sidak bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Antrean BBM di Sorong Bikin Pendapatan Sopir Angkot Anjlok: Pertamina Beri Respons Begini
Sidak dilakukan setelah DPR Kota Sorong menggelar audiensi dengan Pertamina Fuel Terminal Sorong guna memperoleh penjelasan mengenai kondisi pasokan BBM serta penyebab antrean di sejumlah SPBU.
Wakil Ketua III DPR Kota Sorong Robert Malaseme mengatakan, hasil peninjauan ke Fuel Terminal Pertamina dan SPBU menunjukkan stok BBM di Kota Sorong dalam kondisi aman.
Baca juga: Daftar Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua dan Maluku
Menurutnya, antrean panjang bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan meningkatnya permintaan akibat perpindahan kendaraan dari SPBU lain yang sempat mengalami keterbatasan pelayanan pada akhir pekan.
"Hari ini kami membagi tugas kepada empat pimpinan DPR untuk memantau langsung kondisi di sejumlah SPBU. Dari hasil penjelasan Pertamina dan pengecekan di lapangan, kami memastikan stok BBM tersedia. Masyarakat tidak perlu panik," kata Robert.
Ia menjelaskan Pertamina telah menormalkan distribusi BBM ke seluruh SPBU di Kota Sorong.
Berdasarkan informasi dari Fuel Terminal Sorong, stok Biosolar, Pertalite, dan Pertamax dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa pekan ke depan.
Robert mengimbau masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan atau melakukan penimbunan karena justru dapat memperpanjang antrean dan mengganggu distribusi.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Kami optimistis antrean akan kembali normal karena pasokan sudah berjalan seperti biasa," ujarnya.
Baca juga: Majelis Hakim PN Sorong Desak 2 Terdakwa Mafia BBM Sorong Bicara Jujur: Siapa Saja yang Terlibat
Ketua Komisi IV DPR Kota Sorong Muhammad Saman Bugis mengatakan SPBU Soplus sebelumnya telah menghabiskan kuota tambahan selama masa libur.
Namun, pada Senin (3/8/2026) Pertamina kembali menyalurkan pasokan BBM sehingga pelayanan kembali normal.
Ia menjelaskan kuota SPBU Soplus sempat ditambah dari 15 kiloliter menjadi 20 kiloliter untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Meski demikian, antrean tetap terjadi karena banyak kendaraan dari wilayah lain beralih mengisi BBM di SPBU tersebut.
"Antrean terjadi karena ada migrasi kendaraan dari SPBU lain yang sebelumnya mengalami kendala pelayanan. Hari ini Pertamina kembali memasok BBM ke SPBU Soplus sehingga pelayanan dapat berjalan normal," jelasnya.
Saman menambahkan, DPR Kota Sorong juga memberikan masukan kepada pengelola SPBU agar pengaturan antrean lebih baik sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.
"Kami meminta petugas membantu mengurai antrean dan tetap menjalankan pelayanan sesuai prosedur. Yang terpenting, masyarakat tidak perlu melakukan panic buying karena stok BBM tersedia," katanya.
DPR Kota Sorong memastikan akan terus memantau distribusi BBM bersama Pertamina hingga pelayanan di seluruh SPBU kembali normal. (tribunsorong.com/ismail saleh)