Rizky Ridho Akui Kesalahan seusai Indonesia Dihajar Vietnam 3-0, Siap Bangkit Lawan Singapura
Ni'amu Shoim Assari Alfani August 04, 2026 09:11 AM

Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permintaan maaf setelah Skuad Garuda menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026).

Ridho mengakui Timnas Indonesia tampil di bawah performa terbaik sehingga gagal mengimbangi permainan Vietnam.

Ia menilai para pemain belum mampu menerapkan instruksi pelatih secara optimal sepanjang pertandingan.

"Saya mengucapkan selamat kepada Vietnam. Di pertandingan mereka lebih baik dari kita. Dari segi pemain mungkin kita tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Tentunya kita akan belajar," kata Ridho dalam konferensi pers pasca-laga, dikutip dari YouTube Tribunnews, Senin (3/8/2026) malam WIB.

Selain mengevaluasi performa tim, bek Persija Jakarta tersebut juga mengakui kesalahan pribadi yang berkontribusi terhadap terciptanya gol-gol Vietnam.

Menurutnya, setiap kesalahan sekecil apa pun harus menjadi pelajaran agar tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

"Saya sadar juga hari ini melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan. Itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari agar ke depan tidak terjadi lagi. Kesalahan kecil bisa berakibat pada kekalahan seperti sekarang," ujar Ridho.

Sebagai kapten, Ridho mengingatkan seluruh pemain agar tetap menjaga kekompakan meski baru saja mengalami hasil mengecewakan.

Ia menilai kebersamaan harus tetap dijaga, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi kekalahan.

"Di posisi ini waktunya kita tetap bersama. Jangan hanya ketika menang kita bergembira bersama, tetapi saat kalah kita harus menerima dan melakukan evaluasi," ucap Ridho.

Terima Kritik, Fokus Lakukan Evaluasi
Ridho juga menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun.

Mantan pemain Persebaya itu menyadari tanggung jawab sebagai kapten tidak hanya hadir saat tim meraih kemenangan, tetapi juga ketika harus menanggung hasil buruk.

"Saya akan menerima kritik yang baik untuk saya. Kalau sudah menjurus ke hal lain, saya tidak akan peduli. Saya tahu saya salah dan harus segera bangkit untuk pertandingan melawan Singapura," tutur Ridho.

Ia juga membantah anggapan bahwa buruknya koordinasi lini belakang disebabkan faktor tertentu.

Menurutnya, kekurangan tim memang lebih mudah terlihat ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

"Yang terpenting sekarang evaluasi. Saya akan berbicara bukan hanya dengan Jordi atau Nadeo, tetapi dengan seluruh tim. Sebagai kapten, saya harus bertanggung jawab bukan hanya saat menang, tetapi juga ketika kalah," tambah Ridho.

Siap Bangkit Lawan Singapura

Timnas Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa di Grup A dengan bertandang ke markas Singapura, Jumat (7/8/2026).

Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.

Ridho memastikan mental para pemain tetap terjaga. Ia mengungkapkan seluruh anggota tim telah berkomitmen bangkit dan memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang tiga poin.

"Jadi kita belajar, evaluasi lagi, kita punya satu pertandingan di Singapura. Mohon doa dan dukungannya dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin."

"Di ruang ganti kami sudah berkomitmen bersama. Ke Singapura kami harus menang, tidak ada cara lain. Hari ini mungkin kami kecewa dan frustrasi, tetapi besok kami harus bangkit lagi untuk meraih kemenangan di Singapura," pungkas Ridho.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.