TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut inspirasi pokok doa persembahan syukur dalam ibadah kolom.
Ibadah kolom merupakan salah satu bentuk persekutuan jemaat dalam lingkungan pelayanan gereja, termasuk dalam pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
Dalam ibadah kolom, jemaat juga membawa persembahan sebagai ungkapan syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan.
Melalui doa persembahan, jemaat menyerahkan setiap pemberian agar dapat digunakan untuk mendukung pelayanan gereja dan menjadi berkat bagi sesama.
Doa:
Ya Tuhan, sumber berkat di dalam kehidupan kami, dengan hati yang penuh syukur kami datang ke hadapan-Mu.
Terima kasih Tuhan atas kasih, penyertaan, dan pemeliharaan-Mu yang terus kami rasakan dalam kehidupan kami.
Kami meyakini bahwa semua yang kami miliki ini berasal dari kemurahan-Mu, sehingga pada saat ini kami boleh memberikan persembahan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan.
Kami menyerahkan persembahan yang telah terkumpul dalam ibadah kolom ini hanya ke dalam tangan-Mu.
Kiranya Engkau berkenan menerima setiap pemberian ini sebagai persembahan yang lahir dari hati yang tulus dan penuh sukacita.
Tuhan, berkatilah setiap jemaat yang telah memberikan persembahan. Kiranya Tuhan membalas dengan berkat, kesehatan, kekuatan, serta mencukupkan setiap kebutuhan kehidupan mereka.
Dan ajarlah kami untuk selalu memiliki hati yang rela memberi dan menyadari bahwa segala sesuatu yang kami miliki adalah titipan dari Tuhan.
Mampukan juga kami semua untuk menggunakan setiap berkat dengan bijaksana serta menjadi saluran berkat bagi sesama.
Kami berdoa agar persembahan ini dapat digunakan dengan baik untuk mendukung pelayanan gereja, pekerjaan Tuhan, serta berbagai kebutuhan pelayanan yang ada. Kiranya melalui setiap penggunaannya, nama Tuhan semakin dimuliakan.
Tuhan, kami menyerahkan seluruh pelayanan dan kehidupan kami ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.
Baca juga: Doa Syukur dan Syafaat untuk Para Pemimpin Bangsa
Dalam Alkitab, doa adalah bentuk komunikasi antara manusia dan Tuhan.
Melalui doa, umat percaya dapat menyampaikan syukur, pujian, permohonan, pengakuan dosa, dan isi hati mereka kepada Allah.
Doa bukan hanya ritual atau kewajiban rohani, tetapi relasi yang hidup antara manusia dan Sang Pencipta.
Dasar Alkitab tentang Doa
Berikut beberapa ayat yang menggambarkan makna dan pentingnya doa:
1 Tesalonika 5:17
"Tetaplah berdoa."
Filipi 4:6
"Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."
Matius 6:6
"Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Yakobus 5:16
"Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."
Tujuan Doa dalam Kekristenan
Membangun hubungan pribadi dengan Tuhan.
Doa mempererat ikatan spiritual antara manusia dan Allah.
Mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Dengan berdoa, kita menunjukkan bahwa kita tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi percaya pada penyertaan-Nya.
Mendapat penghiburan, kekuatan, dan bimbingan. Doa adalah tempat untuk mencurahkan isi hati dan menerima damai sejahtera dari Tuhan. (yes)