Liputan6.com, Jakarta - Oppo bersiap meramaikan pasar smartphone melalui peluncuran perangkat terbarunya, Oppo A7 Pro Max, yang dijadwalkan meluncur secara global pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Menjelang peluncuran resminya, produsen teknologi asal Tiongkok ini terus membagikan sejumlah detail menarik terkait spesifikasi kamera hingga ketahanan fisik perangkat.
Sebelumnya, Oppo telah mengonfirmasi bahwa A7 Pro Max akan dibekali kamera utama beresolusi 50 MP di bagian belakang dan kamera swafoto 50 MP di bagian depan. Namun, teka-teki mengenai sensor sekunder pada modul kamera belakang kini akhirnya terungkap.
Mengutip GSMArena, Selasa (4/8/2026), sangat disayangkan bagi pencinta fotografi seluler, di mana sensor pendamping tersebut hanyalah sebuah depth sensor 2 MP.
Data tersebut mengonfirmasi bahwa Oppo A7 Pro Max tidak dilengkapi dengan lensa ultrawide maupun lensa telefoto untuk kebutuhan pemotretan jarak jauh atau sudut lebar.
Tak hanya soal kamera, Oppo juga memamerkan keandalan daya tahan perangkat ini melalui sebuah unggahan video promosi di platform Weibo.
Dalam video tersebut, Oppo A7 Pro Max diuji dalam serangkaian skenario ekstrem, termasuk digunakan untuk merekam proses peluncuran roket dari jarak dekat.
Ketangguhan fisik ini dibuktikan dengan hadirnya sertifikasi IP69K, tingkat perlindungan tertinggi terhadap masuknya debu dan air bertekanan tinggi dengan suhu panas.
Rating IP69K memastikan perangkat mampu bertahan dari semprotan air bertekanan tinggi serta paparan debu secara total, membuatnya sangat tangguh untuk penggunaan luar ruangan (outdoor).
Sektor daya menjadi salah satu nilai jual utama Oppo A7 Pro Max. Ponsel ini dipastikan mengusung baterai berkapasitas raksasa sebesar 10.000 mAh, daya yang sangat besar untuk ukuran smartphone modern.
Berdasarkan rumor dan bocoran spesifikasi yang beredar, berikut beberapa detailnya:
Peluncuran resmi pada 4 2026 diperkirakan akan mengungkap detail harga serta ketersediaan Oppo A7 Pro Max untuk pasar global.