Kejutan besar: benarkah Vladimir Petkovic akan menangani tim nasional Arab Saudi?
Akankah kesepakatan itu benar-benar terwujud?
Federasi Sepak Bola Arab Saudi dikabarkan semakin dekat untuk menunjuk mantan pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic asal Swiss, menurut sejumlah laporan media.
Sumber-sumber tepercaya di internal federasi Aljazair mengonfirmasi bahwa perpisahan itu terjadi atas dasar kesepakatan bersama. Petkovic harus menanggung konsekuensi dari kiprah Piala Dunia yang mengecewakan, yang berakhir di babak 32 besar setelah Aljazair disingkirkan oleh Swiss.
Petkovic dan tim nasional Arab Saudi
Hafid Derradji, komentator ternama Aljazair, menyampaikan kabar tersebut melalui akun Facebook resminya. Federasi Sepak Bola Arab Saudi disebut menginginkan Petkovic setelah masa tugasnya bersama Aljazair berakhir, dan mereka terus memantau situasinya dengan saksama sambil menunggu agar kontak awal itu berkembang menjadi negosiasi resmi dalam الفترة mendatang.
Arab Saudi memandang Petkovic sebagai sosok direktur teknis yang tepat untuk memimpin tim nasional mereka dalam berbagai kompetisi yang akan datang. Pengalamannya di level internasional menjadi daya tarik utama. Sebelumnya, ia pernah membawa Swiss tampil di turnamen-turnamen besar sebelum pekerjaan terakhirnya bersama Aljazair.
Apa fakta sebenarnya?
Federasi Sepak Bola Arab Saudi sejauh ini belum memberikan komentar resmi, dan belum ada sumber yang berbicara secara terbuka mengenai persoalan tersebut.
Arab Saudi juga tidak ingin berpisah dengan pelatih mereka saat ini, Georgios Donis dari Yunani. Mereka ingin memberinya kesempatan penuh di Piala Teluk dan Piala Asia.
Kabar mengejutkan!
Laporan-laporan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena pelatih Swiss itu menuai banyak kritik atas pendekatan taktisnya yang dianggap ganjil di Piala Dunia.
Mengapa federasi Arab Saudi ingin bergerak untuk merekrutnya? Mereka masih terikat kontrak dengan Donis, dan situasi ini muncul ketika semua orang ingin melihat Arab Saudi menemukan kembali identitas permainan mereka serta kembali ke performa yang selama ini dikenal.